Pasca Libur Idul Fitri, Pencari Kerja Membludak

Kebanyakan yangBaru Lulus SMA/SMK

CIANJUR – Ratusan pencari kerja memadati Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur setelah libur panjang Idul Fitri 1440 hijriah. Rencananya Disnakertrans akan menggelar job fair untuk memfasilitasi para pencari kerja tersebut.

Sekertaris Disnakertrans, Heri Suparjo, mengatakan, sejak hari pertama memasuki kerja ratusan warga pemohon kartu kuning atau AK1 terus berdatangan. Rata-rata yang datang ialah remaja yang baru lulus SMA/SMK sederajat.

“Dari hari pertama hingga hari kedua mamasuki kerja dalam sehari warga yang melakukan permohonan kartu kuning bisa mencapai 250 hingga 300 orang perharinya,” ucap dia, Selasa (11/6)

Menurutnya, tingkat pembuatan kartu kuning tersebut meningkat dari hari-hari sebelumnya yang paling banyak hanya mencapai sekitar 150 orang, jadi ada peningkatan sekitar 50 hingga 65 persen.

“Peningkatan tersebut dikarenakan saat ini sudah mulai memasuki tahun ajaran baru, dan rata-rata pemohon kartu kuning itu merupakan siswa yang baru lulus sekolah,” ucap Heri

Warga yang membuat kartu kuning tersebut ungkap dia, akan melamar kesejumlah perusahanan yang ada di Cianjur dan luar Kabupaten Cianjur.

“Di pertengahan tahun ini, tepat di dibulan tujuh dan delapan kami akan melakukan job fair agar para siswa sekolah yang baru lulus ditahun ini dapat tertampung oleh perusahaan yang ada di Cianjur,” katanya

Dirinya mengungkapkan diadakannya job fair yang di ikuti oleh sebanyak 26 perusahaan di Cianjur, hal tersebut merupakan upaya dari Pemkab Cianjur untuk menyerap ribuan siswa yang baru lulus ditahun ajaran baru saat ini.

“Mudah-mudahan saja mereka bisa terserap sebanyak-banyaknya agar angka penganguran Cianjur dapat menurun,” ucapnya.

Tidak hanya pemohon kartu kuning, pemohonan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di kantor pelayan Polres Cianjur meningkat mencapai 300 persen. Sejak subuh hingga menejalang siang sejumlah warga pemohon SKCK tersebut terus mendatangi Mapolres Cianjur, mereka pun harus rela mengantri selama berjam-jam.

Kanit Intelkam Polres Cianjur, AKP Rachmat Hamdan, mengatakan, tingkat permohonan pembuatan SKCK tersebut muali meningkat setelah lima hari perayaan hari raya lebaran.

“Bila dibandingkan dengan hari sebelumnya, tingkat pemohon tersebut meningkat sekitar 300 persen, pada hari biasa pemohon hanya mencapai sekitar 100 orang, sedangkan tingkat pemohon saat ini sudah mencapai ssbanyak 400 orang pemohon,” katanya

Dia menjelaskan para pemohon SKCK tersebut rata-rata didominasi oleh warga untuk memperlengkap persyaratan keperluan melamar kerja dan persyaratan keperguruan masuk ke perguruan tinggi.

“Namun ada juga beberapa anggota TNI yang melakukan pemohonan SKCK untuk keperluan pernikahan, dan untuk keperluan lainnya,” ucap dia

Agar pelayanan tersebut dapat berjalan optimal kata dia, jajarnya menambahkan jumlah tenaga dipelalayan pembuatan SKCK itu, sebanyak lima orang petugas dibantu dengan siswa PKL.

“Sebelumnya di tempat pelayanan SKCK hanya dilakukan oleh dua orang petugas, namun karena tingkat memohonnya membludak maka ditambah jadisebanyak tujuh orang petugas,” katanya.(bay/sri)