Jalur Zonasi 90 Persen Dominasi PPDB SMP

Sisanya Jalur Prestasi dan Perpindahan Kerja Orangtua

CIANJUR – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang pendidikan dasar SMP tahun 2019/2020 ada tiga jalur yang harus diikuti. Ketiga jalur tersebut diantaranya jalur zonasi, jalur prestasi, dan perpindahan kerja orangtua.

Selain itu, pada tahun ini ada 20 SMP Negeri yang melaksanakan PPDB secara online.

Plt Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Cianjur, Sukirman menjelaskan, pada 24 Mei, Kepala Disdikbud Kabupaten Cianjur, H Oting Zaenal Mutaqin, sudah membuat surat dan tembusannya ke Disdikbud Provinsi, Bupati, Inspektorat, dewan pendidikan, dan kepengurusan yang terkait berkaitan dengan PPDB.

“Kami sampaikan pedoman pelaksanaan PPDB jenjang pendidikan dasar 2019/2020 di Kabupaten Cianjur terkait dengan PPDB SMP. Dengan memperhatikan peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan no 51 tahun 2018, tentang PPDB itu bahwa diperaturan tersebut dalam upaya meningkatkan peningkatan dan pelayanan penerimaan peserta didik baru yang diselenggarakan secara non diskriminatif, obyektif, trasparan akuntabel,” kata dia kepada Cianjur Ekspres, Senin (10/6).

Tujuannya untuk mendorong peningkatan akses pendidikan, memberi kesempatan yang seluas-luasnya bagi warga negara Indonesia usia sekolah dan pra sekolah. Agar memperoleh layanan pendidikan yang sebaik-baiknnya, kemudian juga digunakan oleh kepala sekolah dalam melaksanakan PPDB tahun ini.

“Oleh karenanya, pedoman pelaksanaan PPDB jenjang pendidikan dasar khususnya di SMP di Kabupaten Cianjur. Untuk PPDB bahwa kami di SMP penyelenggaraanya ada tata cara penerimaan peserta didik baru yang tertuang di jadwal,” ungkapnya.

Ada waktu tertentu dalam pelaksanaan PPDB, contohnya penetapan zonasi pada tanggal 15 Mei 2019, sosialisasi PPDB tanggal 21 sampai 27 Juni, pendaftaran verifikasi dokumen asli 21 sampai 27 Juni. Pendaftaran verifikasi dokumen asli 21 juni sampai 27 juni, verifikasi tes jalur prestasi dari 28 sampai 29 Juni.

Pengumuman 1 Juli 2019, daftar ulang 2 Juli sampai 4 Juli 2019, awal tahun pelajaran 2019/2020 itu tanggal 15 Juli 2019, dan MPLS 16 Juli sampai 18 Juli 2019.

“Pelaksanaan itu terdiri dari tiga jalur yang diantaranya jalur zonasi, jalur prestasi, dan perpindahan kerja orangtua. Dari ke tiga Jalur tersebut kami membuat aturannya sudah jelas. Persyaratan ada persayaratan umum semua jalur itu usia 15 tahun pada saat 1 juli 2019. Itu mengisi formulir secara online bagi sekolah yang dalam jaringan (Daring) dan mengisi lembar formulir pendaftaran baik luar jaringan (Luring),” ungkapnya.

Lebih jauh Sukirman menjelaskan, untuk jalur prestasi melampirkan atau menyerahkan piagam sertifikat surat keterangan pernah meraih rangking satu, dua, dan tiga di kelas enam yang ditandatangani oleh kepala SD atau MI khusus jalur prestasi akademis.

“Untuk prestasi non akademis persyaratannya menyerahkan lembar foto copy piagam penghargaan, sertifikat, bukti lain prestasi tertinggi yang di capai dan memperlihatkan aslinya, juga mengikuti uji kompetensi sesuai prestasi yang di raih khususnya prestasi non akademis,” paparnya.

Seleksi PPDB, lanjut dia, itu ada seleksi semua jalur, verifikasi keaslian dokumen persyaratan, seleksi zonasi 90 persen dan ini seleksi zonasi berbasis jarak dan dari 90 itu ada seleksi ekonomi keluarga tidak mampu, anak berkebutuhan khusus, dan jalur zonasi kombinasi.

“Selanjutnya melalui jalur prestasi 5 persen. Jalur perpindahan orangtua 5 persen dan Zonasi 90 persen,” jelasnya.

Mengenai tata cara pendaftaran, pendaftaran luar jaringan (Luring) langsung ke satuan pendidikan orangtua, wali atau calon peserta didik. Khusus bagi ke 20 SMP yang pendaftarannya dalam jaringan (Daring) mengunjungi laman http://ppdb.smp.cianjurkab.go.id

“Selanjutnya zonasi PPDB SMP Negeri sebanyak 20 SMP di Kabupaten Cianjur yang menggunakan Daring atau menggunkaan web khusus dalam PPDB atau mendaftar secara online, tidak sulit bagi orangtua. Khusus SMP yang pendaftarannya kurang dari daya tampung desa tempat sekolah tersebut berada jika masih ada daya tampung berikutnya adalah wilayah kecamatannya masing-masing. Jika ditampung masih ada maka zona berikutnya di luar kecamatan masing-masing dan kabupaten lain,” tuturnya.

Pelaksanaan PPDB di tahun ini diharapkan bisa terselenggara dengan baik dan lancar, semua memahami tentang aturan aturan, dan semua menyadari bahwa proses ini harus disepakati dan dipahami bersama-sama. Juga bisa dilaksanakan oleh semua pihak sesuai dengan yang sudah tertuang dalam peraturan menteri dan juga yang dibuat berdasarkan pedoman PPDB.

“Harapannya aman, nyaman dan tentram tanpa ada kendala apapun,” pungkasnya (job3/sri).