Arus Lalin Menuju Puncak Mulai Lengang

0 80

CIANJUR – Arus lalulintas dari Cianjur menuju Puncak sudah mulai lengang, Minggu (9/6) malam. Pasalnya pihak kepolisian menerapkan sistem satu arah menuju Puncak sejak siang hari.

Berdasarkan pantauan, di malam hari keempat setelah lebaran Idulfitri 1440 Hijriah, arus lalulintas mulai dari Tugu Lampu Gentur di Jalan Ir H Juanda hingga kawasan Ciloto lancar tanpa adanya kemacetan atau antrean kendaraan.

Padahal sehari sebelumnya, antrean kendaraan terjadi di ruas jalan tersebut. Bahkan pengendara harus antre berjam-jam untuk sampai di Jalur Puncak.

Titik kemacetan parah sebelumnya terjadi di sejumlah persimpangan jalan menuju jalur utama, terlebih dari jalan keluar destinasi wisata, seperti Kebun Raya Cibodas dan Taman Bunga Nusantara.

Kabagops Polres Cianjur, Kompol Warsito, mengatakan, di hari keempat setelah lebaran volume kendaraan relatif menurun dibandingkan dua hari sebelumnya. Sehingga rekayasa lalulintas, sepertihalnya penutupan arus di persimpangan tugu lampu gentur pun tak lagi dilakukan.

“Kemungkinan puncak arus balik pemudik terjadi kemarin (Sabtu, red), sedangkan hari ini rata-rata pemudik sudah ada di rumah lantaran besok sudah ada yang kembali bekerja,” kata dia.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Adhimas, menuturkan, sejak Minggu pagi pihak kepolisian memberlakukan satu arah dari Bogor ke Cianjur, sedangkan pada siang harinya sistem satu arah diterapkan untuk arus kendaraan dari Cianjur menuju Bogor.

Pemudik yang kembali ke rumahnya ataupun para wisatawan pun diberi informasi jika arus lalulintas menuju Bogor sudsh diprioritaskan, sehingga menjelang sore kepadatan kendaraan sudah tidak lagi terjadi di Cianjur.

“Untuk pagi hari memang masih ada kepadatan khususnya ke destinasi wisata dan persimpangan jalan menuju lokasi wisata, tapi berangsur normal setelah ditetapkannya rekayasa lalulintas satu arah. Kemungkinan untuk besok arus lalulintas sudah kembali normal,” kata dia.(bay)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.