Ratusan Siswa SMAN 1 Sukaresmi Studi Banding

Kunjungi Kraton Yogyakarta, Candi Borobudur dan Tebing Breksi

0 72

CIANJUR – Sebanyak 348 siswa kelas XI SMAN 1 Sukaresmi lakukan studi banding ke Yogyakarta selama empat hari, yakni pada Kamis (18/4) hingga Minggu (21/4). Dalam kegiatan study banding tersebut para siswa diharuskan membuat makalah dari berbagai obyek yang telah dikunjungi.

Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Urusan Kesiswaan SMAN 1 Sukaresmi, Dadan Hamdan H, mengatakan, SMAN 1 Sukaresmi memang memiliki program tahunan yakni kegiatan studi banding dalam rangka pengembangan potensi siswa. Di mana program tersebut merupakan kolaborasi program kerja di wakasek urusan kesiswaan dan wakasek urusan kurikulum.

“Prosedur yang disiapkan dalam kegiatan studi banding ini disampaikan kegiatannya kepada orangtua pada saat rapat di awal tahun, kemudian disepakatilah oleh para orangtua bahwa mereka memberkan izin kepada pihak sekolah untuk melakukan study banding,” kata dia kepada Cianjur Ekspres, Senin (22/4).

Dadan mengungkapkan, prosedur yang ke dua yakni pembiayaan-pembiayaan dimasukkan di dalam anggaran rencana kegiatan dan anggaran sekolah (RAKS), dan ini merupakan persetujuan dari para orangtua di awal sehingga tidak memberatkan orangtua ketika waktu pelaksanaannya. Karena secara pembiayaan mereka mencicil setiap bulan selama satu tahun, sehingga akhirnya tidak menjadi beban orangtua pada saat pelaksanaan kegiatan.

“Ini sifatnya tidak wajib, tetapi sukarela bagi siswa yang akan mengikuti kegiatan tersebut sehingga dari jumlah siswa kelas sebelas yang menjadi peserta kegiatan, hanya sekitar 85 persen saja yang ikut,” ungkapnya.

Sesuai dengan pilihan siswa terbanyak, tahun ini tujuannya yakni Yogyakarta karena untuk menentukan lokasi, pihak sekolah memberikan pilihan ternyata jumlah sisswa terbanyak memlih Yogyakarta sebagai destinasinya untuk study banding tahun ini.

“Obyek yang kami tuju ke Kraton Yogyakarta, Candi Borobudur, kemudian ke Tebing Breksi. Kenapa ada beberapa obyek yang kami tentukan? Karena sebagai sumber karya tulis siswa yang melaksanakan study banding ini, salah satu bentuk laporan pertanggung jawaban siswa adalah membuat makalah hasil pengamatan mereka selama di Yogyakarta,” ujarnya.

Siswa kelas XI SMAN 1 Sukaresmi yang mengikuti studi banding ke Yogyakarta yakni berasal dari tiga jurusan, jurusan Bahasa, IPA dan IPS, di mana mereka mempunyai sampel untuk dijadikan sebuah karya tulisan.

“Siswa yang tidak ikut hanya 15 persen, karena beberapa alasan seperti kondisi kesehatan, ada acara keluarga dan alasan lainnya, namun para siswa yang tidak ikut pun harus tetap melaksanakan kewajiban mereka yakni harus membuat tulisan dengan obyek yang lokasinya dekat dengan sekolah,” pungkasnya (job3/sri).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.