Plt Bupati: Cianjur Masih Banyak SMP yang UNKP

Hanya 132 SMP yang Bisa Melaksanakan Tahun ini, Sisanya 202 SMP UNKP

0 64

CIANJUR – Sebanyak 132 SMP melaksanakan Ujian Nasiaonal Berbasis Komputer (UNBK), sedangkan 202 SMP lainnya masih melakukan Ujian Nasional berbasis Kertas dan Pensil (UNKP).

Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, SMP di Cianjur yang bisa melaksanakan UNBK masih belum seluruhnya, dan itu pun masih ada beberapa sekolah yang masih menumpang di sekolah lain. Bahkan yang masih UNKP jumlahnya lebih banyak dibandingkan yang mengggelar UNBK.

“Sekolah yang masih belum bisa melaksanakan UNBK tersebut akan menjadi bahan pembahasan oleh Pemkab. Di tahun depan akan kita anggarkan, agar sekolah yang masih kekurangan komputer atau laptop dapat bertambah, dan semoga untuk kedepannya seluruh sekolah dapat melaksanakan UNBK di sekolahnya masing-masing,” kata dia.

Terkait pelaksanaan, Herman mengaku saat melakukan peninjauan ke SMPN 1 Cianjur berjalan dengan lancar dan aman, bahkan para siswa terlihat tenang.

“Hari pertama saya meninjau terlihat tenang, tidak ada ketegangan dari peserta. Semoga kondisi ini terus sampai hari terakhir pelaksanaan UN,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Cianjur, Toto Suwarto, menjelaskan, siswa akan mengikuti pelaksanaan UNBK tersebut selama empat hari kedepan dan dibagi dalam tiga sesi.

“Untuk hari ini, siswa tengah melaksanakan UNBK Bahasa Indonesia, lalu esoknya akan melaksanakan Matematika, Bahasa Inggris dan IPA, setiap sesinya para peserta diberikan waktu selama dua jam,” jelasnya.

Sesi pertama mulai dari pukul 7.30 Wib sampai dengan 09.30 Wib, sesi kedua pukul 10.30 Wib sampai 12.30 Wib dan untuk sesi ketiga dari pukul 14.00 Wib sampai 16.00 Wib.

“Untuk hari pertama pelaksaan UNBK belum ada masalah yang ditemuakan, namun agar dalam pelaksanaan UNBK tidak ada kendala, kita melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah berkoordinasi bersama PLN dan Telkom agar tidak terjadi pemadaman dan jaringan internet tetap stabil,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, meski bisa melaksanakan UNBK, masih ada sekolah yang terpaksa nebeng ke sekolah lain. seperti yang terjadi di SMPN 4 Takokak. Sekolah tersebut melaksanakan UNBK nebeng di SMA PGRI Takokak. Meski jarak cukup jauh, demi suksesnya UNBK pihak sekolah nekat memfasilitasi para siswa.

Sekolah di Cianjur selatan tersebut bukan tidak memiliki sarana dan prasarana. Tapi penyebab utamanya adalah tidak stabilnya jaringan internet. Sehingga memutuskan untuk ikut nebeng UNBK ke sekolah SMA PGRI yang sebelumnya telah melaksanakan UNBK (bay/sri)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.