Alfamart Klaim Karyawannya Meninggal Murni Kecelakaan Kerja

0 128

CIANJUR – Corporat Communication Alfamart Cianjur, Iwan Kurniawan memastikan jika meninggalnya Susi Puspita Sari (23) seorang karyawan minimarket di Jambudipa Kecamatan Warungkondang, Minggu (13/4), murni karena kecelakaan kerja.

“Peristiwa kemarin pada Minggu yang menimpa karyawan minimarket Susi (meninggal) dan Zulfan (selamat) pagi itu murni kecelekaan kerja,” ungkap Iwan kepada wartawan, Senin (15/4).

Iwan mengatakan, dari hasil kronologis yang didapatnya. Saat itu pada Minggu (13/4), korban Zulfan (18) ditemukan didepan pintu WC pada pukul 7.00 Wib dan Susi Puspita Sari (23) ditemukan terbaring di ruang Genset pada pukul 11.00 Wib.

“Awal ditemukannya korban, sama karyawan yang akan masuk pagi yakni Vina Lusiana, melihat ada kejanggalan saksipun langsung melaporkan kejadian tersebut ke warga sekitar dan dilanjutkan ke pihak yang berwajib,” katanya.

Iwan Kurniawan menegaskan, pegawai Alfamart yang tewas di gudang toko karena diduga menghirup asap genset diketahui sebagai asisten kepala toko dan sebentar lagi akan mendapat promosi jabatan.

Korban bersama rekannya diketahui sudah bersiap pulang namun karena hujan lebat maka mereka memilih untuk beristirahat sambil menunggu hujan reda.

“Kami dari Alfamart Cianjur mengklarifikasi kejadian bahwa kemarin pegawai kami yang tewas murni kecelakaan kerja. Mereka sudah bekerja sesuai SOP,” ujar Iwan di Gudang Alfamart Warungkondang.

Menurutnya kenapa sampai terjadi adanya korban, semua itu diduga berawal dari mati lampu pada Sabtu malam. “Sabtu malam setelah Magrib posisi almarhumah atas nama Susi dan Zulfan sudah siap mau pulang, kenapa masih ada di toko karena kondisi badan mereka cape dan lelah,” kata Iwan.

Saat itu genset masih menyala, setelah pukul 22.00 Wib, kondisi masih hujan deras, korban diketahui menunggu jemputan karena rumahnya jauh. “Mereka berdua istirahat sambil menunggu hujan reda, karena genset masih hidup maka asap masuk ke ruangan,” ujar Iwan.

Iwan mengatakan berbeda dengan Susi yang tiduran di gudang, posisi Zulfan akan mematikan komputer namun dari CCTV ia sudah terlihat sempoyongan. “Zulfan ambruk di kamar mandi sepertinya sudah tak kuat,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, SPS (23) seorang pramuniaga minimarket perempuan, ditemukan tak bernyawa di dalam gudang minimarket di Kampung Jambudipa, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Minggu (14/4) sekitar pukul 11.00 Wib.

Dugaan sementara tewasnya pramuniaga perempuan tersebut karena keracunan gas genset untuk penerangan di minimarket. Sekitar pukul 12.00 Wib piket reskrim Polres Cianjur dan Inafis langsung melakukan cek tempat kejadian perkara .

Belakangan tak hanya SPS yang menjadi korban, satu korban lainnya yakni SA (17) seorang pramuniaga laki-laki yang berada di dalam gudang juga mengalami pingsan.

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Budi membenarkan kejadian penemuan mayat pramuniaga perempuan tersebut. Ia mengatakan, dari laporan teman korban telah ditemukan seorang perempuan yang bernama SPS dalam keadaan meninggal dunia di dalam keadaan mulut sudah berbusa di dalam gudang toko minimarket.

Korban ditemukan oleh temannya VN yang masuk dan hendak membangunkan korban yang pada saat ditemukan dalam posisi tidur telungkup. Lalu VN meminta bantuan kepada saksi AR, kemudian saksi AR membalikan badan korban, kemudian saksi VN meminta bantuan kepada warga.

Lalu warga melihat korban sudah meninggal dunia dalam keadaan mulut berbusa, sementara untuk penyebab meninggalnya korban masih menunggu hasil dari pemeriksaan medis (RSUD) Cianjur.

“Penyebab kematian masih dalam penyelidikkan,” ujar Kasatreskrim, Minggu (14/4) malam melalui sambungan telepon.

Sementara itu orang tua almarhum (SPS) Burhan (60) mengaku pasrah atas apa yang telah terjadi pada anaknya. Menurutnya kejadian tersebut merupakan peristiwa takdir dari sang maha kuasa, selain itu Burhan pun dimintai tanda tangan untuk kepentingan pemeriksaan Autopsi juga menolaknya.

“Saya sudah ikhlas, dan dengan tidak ada paksaan dari pihak manapun. Karena ini memang sudah takdir,” pungkasnya.(yis/sri)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.