Jalur Puncak Siap Dilewati

 

CIANJUR, cianjurekspres.net – Menjelang hari raya Idul Fitri 1439 H, Pemerintah Kabupaten Cianjur terus menggenjot perbaikan jalan di jalur alternatif, agar layak digunakan saat momentum mudik lebaran dan arus balik tahun ini. Dipastikan sepekan sebelum lebaran jalur sudah selesai diperbaiki.

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan, setiap tahunnya perbaikan di jalur alternatif pasti dilakukan, terutama di jalur alternatif yang diperkirakan bakal dipadati pemudik dari luar kota menuju kampung halamannya di Cianjur, atau yang sekedar melintas untuk menghindari macet di jalur utama.

“Ada beberapa jalur alternatif yang dipadati pemudik yang jadi penanganan langsung pemerintah kabupaten, biasanya jalur penghubung antar kecamatan, seperti Sukanagara- Takokak, Sukanagara-Kadupandak, Sukaresmi-Cikalongkulon, dan jalan Ciranjang-Bojongpicung,” kata dia saat dihubungi, kemarin (1/6).

Menurutnya, pola perbaikan jalur tersebut ialah dengan tambal sulam, dimana lubang-lubang dijalan akan ditambal agar kembali normal dan tidak mengakibatkan kecelakaan. “Sistemnya tambal sulam, soalnya mengejar kebutuhan untuk momentum hari raya ini. Jadi lubang di jalan itu kami perbaiki supaya nantinya tidak mengakibatkan kecelakaan, apalagi kalau malam hari,” kata dia.

Herman pun menargetkan perbaikan jalan tersebut sudah tuntas pada tujuh hari sebelum Idul Fitri. Dia pun mengklaim, Dinas PUPR saat ini terus bekerja ke lokasi-lokasi yang jadi skala prioritas dengan perkiraan kepadatan kendaraan saat mudik. “Saya pastikan sudah selesai H-7, bisa digunaka secaran normal. Tapi kami tetap mengimbau pemudik untuk tetap berhati-hati dan jaga keselamatan,” kata dia.

Di sisi lain, Kepolisian Resort Cianjur memberikan imbauan bahwa mulai H-10 lebaran, Jalur Puncak-Bogor tepatnya di kawasan Puncak Pass, dapat dilalui pemudik dari kedua arah secara normal meskipun perbaikan masih terus dilakukan.

Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Rendy, mengatakan, saat ini sejumlah persiapan menjelang operasi ketupat 2018, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan termasuk menempatkan anggota di lokasi perbaikan jalan di Pos 1 Cepu Puncak Pass dan sejumlah titik rawan kemacetan.

“Untuk saat ini persiapan-persiapan telah dilakukan termasuk mendirikan posko mudik menjelang hari H lebaran serta melakukan pengamanan dan pengawasan disejumlah titik rawan kemacetan selama bulan puasa,” katanya.

Sedangkan terkait kendaraan berat yang masih belum dapat melintas di Jalur Puncak-Cianjur, ungkap dia, diarahkan ke jalur alternatif Jonggol atau Sukabumi.”Nanti situasional kalau untuk bus mungkin sudah dapat melintas pada H-10,” katanya. (bay/yhi)