Sehat Rongga Mulut Ibu Hamil Lahirkan Generasi Kuat

Oleh: drg. Annisa Pristiani, ASN yang berdinas di Puskesmas Cugenang dan Praktek di Klinik Derma Rancabali

0 38

SAAT INI penting sekali bagi ibu hamil untuk menjaga kesehatan gigi dan mulutnya selama kehamilan. Sering kali kita jumpai ibu hamil hanya mengontrol kandungannya saja tanpa peduli mengontrol pula kesehatan gigi dan mulutnya. Kehamilan merupakan keadaan fisiologis wanita yang diikuti dengan perubahan hormonal, dimana tidak hanya mempengaruhi kesehatan umum wanita tersebut, tetapi juga mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut.

Selama kehamilan terjadi perubahan pada rongga mulut terkait dengan perubahan hormonal, perubahan pola makan, perubahan perilaku dan berbagai keluhan seperti mual dan muntah.

Akan tetapi, ibu hamil tetap harus menjaga asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh janin. Seluruh asupan nutrisi yang mengandung energi, karbohidrat, protein, lemak, kalsium dan mineral lainnya akan masuk dengan sempurna kedalam tubuh ibu hamil jika keadaan rongga mulutnya sehat sehingga fungsi mastikasi (pengunyahan) bekerja dengan sempurna dan ibu hamil dapat dengan nyaman memenuhi asupan gizi yang dibutuhkan.

Untuk mendapatkan kehamilan dan janin yang sehat ibu hamil harus mencukupi gizi yang perlukan oleh tubuh.

Asupan gizi merupakan salah satu hal yang berhubungan dengan outcome kehamilan. Gizi ibu hamil yang tidak terpenuhi dapat menyebabkan berbagai komplikasi diantaranya anemia, pendarahan, berat badan ibu tidak bertambah secara normal, kuantitas dan kualitas ASI tidak akan optimal, resiko melahirkan bayi prematur, berat bayi lahir rendah (BBLR), dan gagal tumbuh.

Di Indonesia, Pemantauan Status Gizi (PSG) 2017 menunjukkan prevalensi balita stunting (gagal tumbuh) masih tinggi. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak (pertumbuhan tubuh dan otak) akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama. Kekuranag gizi dalam waktu lama itu terjadi sejak janin ada dalam kandungan sampai awal kehidupan anak (1000 Hari Pertama Kehidupan) salah satu penyebab utamanya adalah rendahnya akses terhadap makanan bergizi, rendahnya asupan vitamin dan mineral, dan buruknya keragaman pangan dan sumber protein hewani.

Wanita hamil menjadi sangat rentan terhadap penyakit gigi dan mulut, mulai dari gigi berlubang (karies), radang gusi (gingivitis), dan penyakit periodontal akibat dari kebiasaan mengabaikan kebersihan gigi dan mulut. Peningkatan hormon progesteron dan estrogen pada masa kehamilan dapat menimbulkan perubahan pada rongga mulut berupa meningkatnya sensitivitas pembuluh darah gusi sehingga menjadi sangat peka terhadap iritasi lokal seperti plak, karang gigi dan gigi berlubang (karies).

Oleh karena itu, ibu hamil perlu perhatian khusus agar dapat menjalani kehamilannya dengan sehat, tercukupi asupan nutrisinya dengan langkah awal menjaga fungsi pengunyahan dan kenyamanan rongga mulut pada ibu hamil. Berikut tips untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut bagi ibu hamil.

Pada ibu hamil yang sering muntah, jangan lupa untuk rajin berkumur dengan air hangat yang diberi sedikit garam,
Pilihlah sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut, untuk menjaga gusi ibu hamil yang sedang lebih sensitif dari biasanya dan gunakan pasta gigi yang membuat ibu hamil nyaman.

Tetap menyikat gigi 2x sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Berhati-hatilah dalam penggunaan obat kumur dan obat-obatan lainnya. Sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter gigi.

Perbanyaklah mengkonsumsi buah-buahan berserat yang banyak mengandung vit c dan B 12. Penuhi kebutuhan kalsium yang dianjurkan dokter dan jangan lupa untuk rajin kontrol kesehatan gigi dan mulut secara rutin ke dokter gigi selama masa kehamilan.

Karena sehat itu bukan hanya tidak terasa sakit, tetapi terawat dan terkontrol adalah hal yang akan membuat kondisi rongga mulut ibu hamil lebih baik, sehingga kualitas hidup ibu hamil meningkat dan kelak akan melahirkan generasi yang sehat pula.**

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.