Pandaftaran Masuk Sekolah Gratis

0 176

CIANJUR, cianjurekspres.net – Ada empat sistem yang digunakan untuk penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2018/2019 untuk masuk SMP. Di antaranya sistem zonasi 60 persen, tes akademik 30 persen, prestasi non-akademik 5 persen, dan apirmasi 5 persen.

Kepala Bidang SMP Disdikbud Kabupaten Cianjur, Rosyidin, mengatakan, khusus untuk SMP pertama mengacu kepada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 14 tahun 2018. Dengan itu dari pihak Disdik akan mengeluarkan petunjuk pelaksanaan PPDB SD/SMP 2018-2019, sesuai dengan dasar hukum tersebut.

“Ke sekolah-sekolah telah kami kirimkan petunjuk teknisnya ataupun surat edaran dari Disdik untuk kepala SD dan SMP. Di antaranya bahwa kami akan melaksanakan khususnya SMP yaitu sistemnya ada empat jalur,” kata dia kepada Cianjur Ekspres, saat ditemui di ruangannya, belum lama ini.

Yang pertama, lanjut dia, menggunakan Zonasi sebanyak 60 persen dari peserta yang ada dari kuota yang akan diterima, dari tes akademik maksimal 30 persen, jadi anak yang daftar jalur akademik ikut seleksi akademik.

Dari prestasi non-akademik yaitu tiga persen, anak-anak yang mempunyai prestasi non-akademik. Misalnya di bidang keagamaan, kesenian, olahraga, dan sebagainya dibuktikan dengan sertifikat dia menjadi juara tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten atau surat keterangan. Lima persen lagi apirmasi, misalnya untuk masyarakat atau orangtua yang tidak mampu atau pindah alamat.

“Untuk pendaftarannya akan dimulai pada Tanggal 5 sampai 8 Juni 2018, serta tes akademik akan dimulai pada 9 Juni 2018, dan dibuka secara umum serta diumumkan kepada masyarakat. Hasilnya yaitu pada tanggal 26 Juni 2018 dan persyaratannya sudah diberikan kepada sekolah,” jelasnya.

Empat sistem yang digunakan untuk PPDB di tahun ini bertujuan untuk mengatasi persoalan PPDB di Cianjur supaya bisa terwadahi dengan baik, dan semua lapisan tidak ada klasifikasi tertentu serta yang tidak mampu bisa terwadahi.

Untuk SMP, pihaknya akan mengupayakan daya tampung sebanyak-banyaknya baik negeri, swasta, kelas jauh ataupun terbuka demi kelanjutan pendidikan masyarakat Cianjur yang lebih baik dan sesuai dengan program yang diunggulkan oleh bupati di tahun sekarang.

Pihaknya berharap untuk PPDB tahun ini masyarakat bisa paham dan memahami bahwa PPDB tidak dipunggut biaya atau secara gratis. Apabila ada sekolah yang ketahuan memungut biaya di PPDB, dari pihak Disdik tidak akan segan-segan untuk memanggil dan menegur kepala sekolah.

“Sudah jelas di peraturan tadi juga tidak boleh memungut apapun karena harapan pertama bahwa masyarakat Cianjur yang lulusan SD bisa masuk ke SMP 100 persen. Karena itu memang kehendak bupati wajar dikdas sembilan tahun. Artinya seluruh masyarakat Cianjur yang usia SD itu masuk ke SMP, dan begitupun yang lulusan SMP bisa masuk ke SMA dan seterusnya. Insyaallah kehendak masyarakat akan kami ayomi hanya nanti pada saatnya masyarakat harus sadar jika siswanya ada yang tidak masuk karena berdasarkan kuota tadi. Yang paling penting masyarakat bisa melanjutkan dimanapun di Wilayah Cianjur baik negeri ataupun swasta,” pungkasnya.(job3/red)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.