Mahasiswi Lawan Jambret

0 178

 

CIANJUR, cianjurekspres.net – Vina, 22, warga Kampung Cibiuk Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat, harus menjalani perawatan intensif di RSUD Cianjur, setelah dirinya mengalami luka serius pada bagian wajah usai menjadi korban penjambretan di Jalan Pramuka, Sabtu (26/5) lalu.

Korban yang merupakan mahasiswi semester akhir di Fakultas Hukum Universitas Suryakancana tersebut, ditendang oleh pelaku lantaran melawan. Pasalnya di dalam tas yang diambil pelaku terdapat barang berharga berupa telepon seluler serta naskah skripsi miliknya.

Vina menjelaskan, kejadian itu bermula ketika dirinya hendak pulang ke rumah usai mengikuti ujian di kampusnya. Saat melintasi Jalan Raya Bandung, tepatnya di sekitar terminal Rawabango, tiba-tiba dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor memepet kendaraannya dan langsung membawa tas miliknya.

Tak terima tasnya dibawa kabur penjambret, Vina pun mengejar pelaku yang melaju ke arah Jalan Pramuka. Sayangnya, usaha korban untuk mendapatkan kembali barang-barangnya terhenti setelah pelaku menendang sepeda motornya hingga terjatuh dan korban mengalmi luka-luka.

“Sebenarnya setelah tas diambil, Vina langsung kejar pelaku dan berhasil mengambil lagi tasnya. Tapi ternyata pelaku juga ngejar lagi vina sambil tendang motor sampai jatuh. Helm Vina kan jatuh waktu ngambil tas, jadinya begitu jatuh sudah langsung tidak sadar, tahu-tahu ada di rumah sakit,” ungkap Vina saat ditemui di RSUD Cianjur, kemarin (27/5).

Vina menuturkan, di dalam tasnya tersebut memang tidak terdapat uang tunai, namun terdapat telepon selular, surat kendaraan, dan identitas hingga kartu ATM di tas tersebut. Selain itu, skripsi yang telah ia susun dan melalui tahapan revisi juga ada didalamnya.

“Selain HP merek Oppo F3 dan surat-surat, di situ ada skripsi. Kan sudah cape nyusun, masa iya direlakan diambil pelaku.Tapi karena mereka dua orang, jadinya Vina terjatuh, soalnya sampai ditendang,” kata dia.

Saat ini Vina menjalani penanganan medis di RSUD Cianjur. Pasalnya akibat peristiwa tersebut, Vina mengalami luka serius disejumlah bagian tubuhnya, terutama di wajah. Meskipun mulutnya belum bisa terbuka dengan tertutup perban, namun pihak keluarga memastikan sejumlah gigi bagian depan dari korban terlepas akibat benturan.

Korban pun mengharapkan pihak kepolisian segera menangkap pelaku. Apalagi kejadian tersebut dilakukan pelaku di momenutm bulan suci dan terjadi pada siang hari, sekitar pukul 11.30 Wib. “Saya harap pelaku bisa segera ditangkap dan tidak ada lagi kejadian serupa,” pungkasnya. (bay/yhi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.