Gunung Padang Dapat Suntikan Rp 30 Miliar

Bantuan Provinsi untuk Penataan Zona Dua Pembebasan Lahan Lima Hektar

0 82

CIANJUR – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bakal mengucurkan dana sebesar Rp 30 miliar untuk menata Cagar Budaya Nasional Gunung Padang. Penataan itupun diharapkan mampu meningkatkan dan menarik wisatawan untuk datang ke situs purbakala tersebut.

Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan, kawasan yang akan ditata Pemprov Jabar ialah zona dua yang menjadi tanggung jawab provinsi. Rencananya ada lahan seluas 5 hektar yang bakal ditata.

“Rencana penataan tersebut disampaikan pemprov saat pemaparan dan kunjungan ke Cianjur beberapa hari lalu,” kata dia kepada Cianjur Ekspres, Selasa (5/3).

Menurutnya, lahan yang akan digunakan ialah milik perkebunan. Pemkab melalui Dinas Pertanian Perkebunan Pangan dan Hortikultura rencananya akan memfasilitasi untuk penggunaan lahan tersebut.

Rencananya, di lahan tersebut akan dibangun ampeteater dan fasilitas lainnya yang juga akan tersingkronisasi dengan kawasan yang ditata oleh Pemkab Cianjur. “Sekarang tinggal mengurus lahannya dulu untuk dibebaskan, kemudian proses pembangunan. Kami akan upayakan secepatnya,” kata dia.

Sementara itu, lanjut Herman, untuk zona 3 yang menjadi kewenangan daerah, Pemkab Cianjur sudah melakukan sejumlah penataan, di antaranya membangun Pasar Cendramata Khas Cianjur, sarana ibadah, dan fasilitas lainnya.

“Kami juga bangun pusat informasi wisata. Semuanya akan segera difungsikan, setelah penataan selesai sepenuhnya,” kata dia.

Dia menambahkan, pemkab juga sudah membangun infrastruktur jalan dari pintu masuk Warungkondang. Di tahun ini pun akan dilakukan pembangunan hingga selesai menuju ke kawasan situs Cagar Budaya Nasional tersebut.

“Untuk infrastruktur kami targetkan tuntas tahun ini. Hanya tinggal sedikit lagi. Setelah itu kami akan promosi wisata, sebab sekarang pengunjung tidak perlu kesulitan menuju lokasi, lantaran infrastruktur jalannya yang sudah mantap,” pungkasnya.(bay/red)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.