Bersama Pelajar, Tim PKK Jabar Deklarasi Anti Hoax

Atalia Praratya Kamil: Kami Tidak Ingin Kerukunan Masyarakat ini Terpecah Belah

0 47

KETUA TIM PENGGERAK Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil menyambangi SMAN 1 Cianjur, Selasa (5/3). Kedatangannya ke sekolah ternama tersebut merupakan rangkaian dalam agenda siaran keliling (Sarling) yang juga melakukan deklarasi anti hoax.

Deklarasi tersebut juga dihadiri oleh tim Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) beserta para siswa perwakilan dari setiap SMA/SMK yang ada di Kabupaten Cianjur.

Dalam acara yang di gelar di lapangan SMAN 1 Cianjur, Atalia mengimbau agar para pelajar dan masyarakat harus membiasakan memilih dan memilah setiap informasi yang diterima, agar tidak mudah terprovokasi dan ikut-ikutan menyebarluaskan konten berita yang belum diketahui kebenarannya,

“Saya bangga sekali karena pada hari ini (kemarin, red) saya berkesempatan untuk hadir di SMAN 1 Cianjur berkaitan dengan memotivasi siswa. Alhamdulillah kami sepakat untuk melaksanakan deklarasi anti hoax, karena kami sudah mulai berfikir bahwa terkait dengan masalah hoax ini sudah sangat memprihatinkan,” kata Atalia kepada wartawan termasuk Cianjur Ekspres.

Oleh karenanya, pihaknya bersepakat bersama para siswa termasuk juga dengan perwakilan SMA di Seluruh Cianjur, sekolah luar biasa (SLB) hadir untuk bersama-sama bersemangat untuk menghantam hoax.

“Kami tidak ingin kerukunan masyarakat ini terpecah belah hanya karena isu yang sebetulnya tidak bisa dipertanggung jawabkan. Oleh karena itu tidak bisa kita diamkan, dan harus mulai dari diri sendiri karena kami memperkenalkan anti hoax itu kepada para siswa khususnya siswa SMA,” ungkapnya.

Selain itu, Atalia juga mengapresiasi SMAN 1 Cianjur karena SMAN 1 Cianjur merupakan sekolah yang serba lengkap, termasuk bagaimana membudi dayakan banyak sekali hal yang di dalamnya ada ikan, ayam, dan hal-hal lainnya.

“Saya mengapresiasi sekolah SMAN 1 ini luar biasa, baru kali ini saya hadir ke sebuah sekolah yang semuanya lengkap termasuk bagaimana membudi dayakan banyak sekali hal. Saya bangga bahwa hari ini pak kadis dari perikanan dan kelautan bisa hadir di sini mengapresiasi,” katanya.

Menurutnya, yang dilakukan oleh kepala sekolah ini menjadi sebuah penyemangat tersendiri bahwa di sebuah sekolah, sebesaar apapun sekolah sesungguhnya bisa mampu untuk menghadirkan berbagai kebaikan bagi siswanya.

“Saya melihat dari awal saya hadir, auranya berbeda, siswa dan siswi di sini begitu bahagia karena mereka di persiapkan, mereka di berikan tempat yang nyaman dan juga dekat dengan alam. Sehingga mereka mampu dan mudah-mudahan ke depannya bisa menjadi anak-anak yang bisa menghadapi tantangan dari dirinya sendiri, juga bisa menjadi juara serta bisa menjadi kebanggaan,” paparnya.

Kepala SMAN 1 Cianjur, Haruman Taufik Kartanegara mengatakan, sebetulnya untuk anti hoax itu merupakan kewajiban dari sekolah, tanpa informasi dari siapapun kewajiban sekolah untuk meluruskan berbagai macam informasi.

“Yang jelas ini sudah nyambung antara perjuangan sekolah dengan provinsi, apalagi sekarang dengan di dukung provinsi punya tujuan dan program yang sama persis dengan sekolah, karena sekolah itu tempat mendidik, tempat mereka menuju jalan yang lebih benar,” ujarnya (adv/job3/sri).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.