Mayat Bertato Gemparkan Warga

Tidak Ada Bekas Luka, Diduga Korban Terjatuh Saat Tengah Berjalan

0 127

CIANJUR – Warga Kampung Gudang, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur di gegerkan adanya penemuan sosok mayat yang tergeletak di atas rel kereta api, Minggu (24/2). Sosok mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut belakangan di ketahui bernama Dadang (19) warga Kampung Sodong, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaluyu.

Informasi yang berhasil di himpun menyebutkan, sosok mayat bertato di lengannya tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang tengah melintas sekitar pukul 07.30 Wib. Saat itu melihat sosok tergeletak di atas rel sekitar 300 meter dari Stasiun Kereta Api Cianjur.

Saat didekati ternyata seorang laki-laki dalam kondisi tertelungkup dalam kondisi yang sudah kaku. Kemungkinan sudah meninggal beberapa jam sebelum ditemukan. Warga yang tidak mau disebut identitasnya itu kemudian memberitahukan kepada warga lainnya.

Dalam sekejap, penemuan mayat tersebut menyebar ditengah-tengah warga dan sempat menjadi tontonan sebelum akhirnya di evakuasi petugas ke rumah sakit.

Sementara Maman (35), saudara korban mengatakan, ia mengetahui kejadian itu dari sopir angkot, dan ternyata benar yang meninggal di rel kereta api adalah kerabatnya. “Saya mengetahui adanya kejadian itu dari teman sopir angkot jurusan Cianjur – Sodong sekitar pukul 08.30 Wib. Almarhum Dadang memang jarang pulang ke rumah karena bekerja di tempat korsel,” kata Maman.

Dikatakan Maman, kerabatnya itu pulang ke rumah, setiap lima hingga delapan bulan sekali. “Almarhum jarang pulang kerumah, paling banter tiga bulan baru pulang,” jelasnya.

Aparat kepolisian dari polsek Cianjur kota dan tim identifikasi berdatangan ke lokasi dan melakukam olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah anggota PMI Cianjur melakukan evakuasi jasad korban dan membawanya ke instalasi kamar Jenazah RSUD Cianjur.

“Kami mendapat informasi ada mayat yang tergeletak di atas rel kereta api dan mengganggu jalur. Kita PMI kemudian menerjunkan tim ke lokasi dan melakukan evakuasi, tidak ditemukan identitas di tubuh korban,” kata Hery Hidayat Kepala Markas PMI Cianjur.

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Budi Nuryanto membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya tidak ada bekas luka di tubuh korban, dugaan sementara korban tewas akibat terjatuh.

“Korban kemungkinan terjatuh saat berjalan, tidak ditemukan tanda kekerasan di bagian tubuhnya. Juga tidak ada ciri-ciri korban kecelakaan kereta kalau dilihat dari posisinya. Terkait dugaan lain misalkan mabuk atau apa kita masih belum bisa memastikan,” jelas Budi. (job3/sri)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.