Tahun Ini, Terminal Cipanas Dibangun

Dishub Akan Kerjasama Dengan Pemdes Cipanas Terkait Penggunaan Lahan

0 146

CIANJUR – Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Umum Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur, Jekso Ronggo Ardhi mengaku baru akan terealisasi di tahun 2019 ini untuk pembangunan terminal di lokasi Pasar Cipanas.

“Kebetulan kita menggunakan tanah kas Desa Cipanas, dan akan dibangun beberapa tahap sesuai dengan anggaran yang ada,” kata Jekso, kepada Cianjur Ekspres

Jekso mengatakan, bahwa lahan kas desa tersebut sudah dijanjikan oleh Pemedes Cipanas akan digunakan peruntukan terminal angkot sesuai dengan trayeknya masing – masing.

“Jadi kedepannya, semua angkot di Cipanas itu punya terminal dan untuk menurunkan dan menaikkan penumpangnya pun akan dilakukan di terminal tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya pihak Dishub dengan pihak desa sudah melakukan koordinasi. Selain itu Dishub akan mencoba kembali melakukan sosialisasi dengan forum lalulintas khususnya untuk penataan di wilayah Cipanas.

“Setelah kita melakukan sosialisasi dengan berbagai stakeholder, maka kita pun akan melaksanakan pembangunan Terminal tersebut,” terang Jekso.

Jekso mengaku dalam waktu dekat ini pihaknya akan kembali mencoba berkoordinasi dengan pemerintahan desa Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk menjelaskan fungsional lahan kas desa menjadi terminal.

“Nantinya antara Pemdes Cipanas dan Dishub bentuknya kerjasama dan akan ada kompensasi. Yang pasti hari Jumat (15/2) kita akan datang ke Cipanas untuk membahas tindak lanjutnya,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, belum adanya terminal Cipanas yang memadai, membuat sopir angkutan umum (Angkum) sembarangan saat mengambil dan menurunkan penumpang. Kondisi ini semakin membuat kesemrawutan Cipanas yang dikenal dengan sebutan kota dolar itu.

Udes (40) salah satu sopir angkutan umum Cipanas – Cianjur mengaku kesulitan untuk mencari tempat turun dan menaikkan penumpang di seputaran Pasar Rakyat Cipanas.

“Sebenarnya dulu itu ada terminal, lokasinya dibelakang Pasar Cipanas. Tapi hingga saat ini belum juga ada kelihatan wujudnya,” katanya, saat ditemui di persimpangan Kimia Farma, belum lama ini.

Udes mengatakan, kalau jam pagi angkot Cipanas – Cianjur tidak lagi bisa naik jalur Tugaran dan keluar di persimpangan Talita Hotel. Namun menurutnya kebanyakan kalau pagi hari lebih memilih untuk mengambil jalur lurus dan langsung muter ke Balakang.

“Kalau pagi, kami jarang naik ke atas (jalur Kampung Tugaran), karena macet. Jadi kami ngambil lurus saja,” terang Udes.

Udes berharap sekali ke Pemerintah Daerah agar di wilayah Cipanas segera dibangun terminal. Dengan begitu diharapkan bisa meminimalisir kemacetan dan tak lagi terjadi semrawut.

“Saya sih, kepinginnya segera dibangun terminal, dengan begitu penumpang pun tak lagi harus turun ke bawah (Jalan Raya) untuk mencari angkutan umum,” katanya.(yis/sri)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.