Polsek Campaka Bantu Renovasi Rutilahu

Danramil Bojongpicung Apresiasi Santri yang Jaga Silaturahmi

0 60

CAMPAKA – Rumah Edah (53) warga Desa Sukajadi, Kecamatan Campaka yang semula masuk dalam kategori rumah tidak layak huni (Rutilahu) kini berubah menjadi rumah layak huni. Perubahan tersebut berkat aksi kegiatan sosial yang dilakukan jajaran anggota Polsek Campaka.

Melalui aksi sosial tersebut, Polsek Campaka memberikan bantuan renovasi rumah warga kurang mampu. Edah adalah janda beranak satu yang tidak memiliki pekerjaan tetap.

Menurut Kapolsek Campaka AKP Tio, bantuan sosial berupa renovasi rumah tidak layak huni dengan merenovasi atap dari semula menggunakan genting diganti dengan asbes agar tidak bocor saat hujan. Demikian juga dengan dindingnya yang sudah lapuk di renovasi menggunakan GRC.

“Selain memberi bantuan atap, bersama warga kita bantu pemasangannya. Kita juga serahkan tiga galon cat tembok untuk pemilik rumah tersebut semoga dapat bermanfaat,” kata Tio kepada Cianjur Ekspres, Minggu (6/1).

Tio menambahkan, kegiatan sosial dilaksanakan sebagai wujud kepedulian polisi kepada masyarakat. “Bersama anggota kita bantu warga yang memang membutuhkan untuk dibantuan, semoga bermanfaat,” katanya.

Ade Sa’id salah satu tokoh masyarakat setempat menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kapolsek Campaka AKP Tio karena telah membantu mengatasi kesulitan warganya.

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi kegiatan-kegiatan positif Polisi, baik itu kegiatan baksos maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya. Saya juga sangat berharap wujud kerja sama yang baik antara Polisi dan masyarakat akan terus terjalin untuk kesejahteraan masyarakat yang khususnya di Campaka, dan umumnya di kabupaten Cianjur,” tutupnya.

Danramil
Dari Kecamatan Bojongpicung dilaporkan, Komandan Rayon Militer (Danramil) Bojongpicung Kapten Arm Suhardi mengapresiasi para santri yang berada di Kampung Parungbitung, Desa Kertasari, Kecamatan Haurwangi. Pasalnya, ratusan alumni santri di kampung tersebut masih menjaga kekompakan dengan menjalin silaturahmi lewat sebuah reuni.

Kapten Arm Suhardi mengatakan, kehadirannya pada kegiatan milad ke dua Jemaah Thoriqul Jannah (JTJ) tidak seorang diri. Melainkan didampingi oleh jajaran dari Polsek Bojongpicung, serta para tokoh agama yang ada di Haurwangi.

“Santri ini patut kita apresiasi. Sebab mereka mampu menjaga kekompakan, meskipun sudah meninggalkan pesantren,” kata dia kepada Cianjur Ekspres, belum lama ini.

Menurut Kapten Arm Suhardi, kehadiran santri di tengah masyarakat sangat penting. Karena, mereka mampu menjaga keseimbangan bermasyarakat lewat kegiatan keagamaan.

“Semoga hal positif ini bisa tertular dan meluas ke wilayah lainnya, agar diikuti oleh masyarakat Indonesia,” pungkasnya. (job3/sri)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.