Puluhan APK Nasdem Diduga Dirusak

Sekretaris Bapilu Nasdem, Yosep Somantri: Kami Akan Menempuh Proses Hukum

0 76

CIANJUR – Puluhan alat peraga kampanye (APK) Partai Nasdem Cianjur di sejumlah dapil dirusak. Pihak Nasdem pun berencana untuk membuat laporan terkait pengerusakan oleh oknum tidak bertanggungjawab tersebut sebab dinilai merupakan penghinaan terhadap partai.

Berdasarkan pantauan Cianjur Ekspres, APK yang dirusak rata-rata berupa baliho dan spanduk. Untuk di wilayah perkotaan, baliho yang dirusak di antaranya berada di Jalan Perintis Kemerdekaan (Jebrod), di Kampung Neglarasi Kelurahan Sayang, Desa Sukamaju Kecamatan Cianjur.

Bentuk pengerusakan rata-rata pun sama, yakni dirusak dengan cara dirobek ataupun dicoret menggunakan cat semprot.

“Iya, dari laporan yang kami terima terdapat beberapa baliho yang dirusak oknum tak bertanggung jawab,” ujar Wakil Ketua Bidang Hubungan Masyarakat DPD Partai NasDem Kabupaten Cianjur, Deni Abdul Kholik, Senin (17/12).

Deni tak mengetahui pasti motif di balik aksi perusakan itu. Kalaupun perusakan itu dipicu kasus hukum yang menimpa Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar, Deni menyebutnya sebagai aksi yang tak gentleman.

“Jangan dikait-kaitan dengan hal itu. Alat peraga kampanye merupakan media sosialisasi bagi para caleg. Tidak ada kaitannya dengan hal tersebut (kasus Bupati Cianjur). Kami sangat menyayangkan terjadinya aksi perusakan ini,” ujar Deni.

Di tahun politik seperti ini, lanjutnya, apapun pasti dipolitisasi. Apalagi, Deni menyebutkan jika Partai Nasdem Kabupaten Cianjur yang sejauh ini merupakan partai kuat dan solid, goncangannya dipastikan akan semakin bertubi-tubi.

“Ini bagian dari dinamika politik. Kami tak akan terpengaruh. Berjalan saja sesuai dengan apa yang jadi agenda parpol kami,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Bapilu Partai Nasdem, Yosep Somantri, menegaskan pihaknya akan menempuh proses hukum dan melaporkan kejadian pengerusakan tersebut. Dia mengungkapkan ada sekitar 96 APK yang dirusak yang tersebar di dapil 1, 2, dan 3.

“Dalam dua atau tiga hari ke depan kami akan buat laporan, sekarang sedang disusun dulu bahannya. Ini merupakan penghinaan terhadap marwah partai. Pasti kami akan bersikap tegas terkait pengerusakan ini. Bukan masalah materilnnya, dari kerugian secara imateril,” tegas dia.

Yosep menduga, pengerusakan tersebut terjadi pasca aksi atas ditangkapnya bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar oleh KPK. Mengingat pengerusakan terjadi di hari pelaksanaan aksi dan sehari setelahnya.

“Kami menduga ada kaitannya, ketika memang terjadi begitu berarti aksi itu bermuatan politik. Padahal nasdem tak ada kaitannya dengan kasus yang terjadi beberapa hari lalu. Sekali lagi Kami sangat menyayangkan hal tersebut,” pungkasnya. (bay/sri)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.