BSM Akan Gelar Turnamen Minisoccer

0 39

CIANJUR – Boys Minisoccer Stadium (BMS) bakal menggelar Turnamen Minisoccer pada 9 Januari 2019 mendatang. Turnamen yang digelar di BMS di Jalan Abdullah Bin Nuh, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur diharapkan mampu menggali potensi atlet sepakbola di Cianjur.

Owner BMS, Danial Darmawan mengatakan, turnamen minisoccer BMS Cup 2019 tersebut sengaja digelar untuk mencari bibit-bibit pemain sepakbola potensial yang nantinya dapat mengharumkan nama Cianjur.

“Kita tahu, Cianjur kan memiliki atlet-atlet sepokbola berprestasi dan berkiprah di tingkat nasional, untuk itu kita terus cari atlet-atlet yang berpotensi agar dapat mengharumkan nama Kabupaten Cianjur,” ungkap Danial, saat menggelar jumpa pers di My Caffe, belum lama ini.

Turnamen BMS Cup 2019, lanjut Danial, rencananya akan sekaligus dibukanya Boys Minisoccer Stadium. “Turnamen itu sengaja digelar tanggal 9 Januari karena berbarengan dengan pembukaan Boy Minisoccer Stadium,” kata dia.

Danial mengaku sengaja memberi nama Boys Minisoccer Stadium karena nama Boy adalah nama orang tuanya. “Nama Boy adalah nama bapak saya, sebagai bentuk penghargaan kepada orang tua, makanya saya beri nama boys yang tadinya tidak ada huruf s dibelakangnya,” katanya.

BMS Cup 2019 akan diikuti oleh berbagai klub, dan sekolah sepakbola yang ada di Cianjur maupun dari luar Cianjur. “Turnamen ini terbuka untuk umum, siapa saja boleh mengikuti BMS Cup 2019, silahkan daftarkan klub anda mulai hari ini,” kata dia.

“Semoga dengan adanya Boys Minisoccer Stadium dapat menjadi tempat menuangkan bakat para generasi muda terutama sepakbola agar tidak terjerumus ke hal-hal negatif serta dapat mengembangkan bakat,” lanjutnya.

Bahkan rencananya, acara pembukaan BMS Cup 2019 akan mendatangkan tamu spesial yaitu salah satu Tim Sepakbola Nasional. “Siapa orangnya, nanti saja sewaktu pembukaan, biar surprise,” ucapnya.

Atep Rizal Pemain Persib, salah seorang putra Cianjur yang bermain di Persib Bandung, sangat mengapresiasi adanya turnamen BMS Cup 2019 tersebut.

“Sebetulnya sayapun berkeinginan untuk mengikuti jejak kang Danial untuk memiliki fasilitas sepakbola. Namun, saat ini saya masih terbentur dananya, berbeda dengan kang Danial yang sudah punya keinginan kuat untuk memajukan persepakbolaan khususnya di Kabupaten Cianjur yang ditopang dengan dana pribadi yang mampuni,” kata Atep.

Atep mengungkapkan, di Kabupaten Cianjur ini olahraga sepakbola belum ditopang pemerintah. Dengan adanya dari swasta yang mau mengembangkan sepakbola Cianjur akan maju.

“Sebakbola bila tidak bukan yang paham bola tidak akan maju. Dengan adanya Boys Minisoccer Stadium itu sangat membantu berkembangnya pesepakbolaan Cianjur,” kata dia.(bay/sri)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.