Dr Awie: Persentase Itu Masih Sangat Kecil

0 98

CIANJUR – Direktur RSUD Pagelaran, dr Awie Darwizar mengaku sudah melakukan konfirmasi kepada pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur terkait laporan sejumlah aktivis mengenai Surat Keputusan (SK) dan persentase untuk insentif jasa layanan.

“Sudah ada konfirmasi dan saya jelaskan mengenai tuduhan dalam laporan tersebut,” kata dr Awie kepada Cianjur Ekspres saat ditemui di Pendopo Cianjur, Rabu (12/12).

Menurutnya, kebijakan tersebut sudah berdasarkan beberapa asas untuk keadilan. Bahkan jika dinominalkan, persentase tersebut masih sangat kecil, bahkan jauh di bawah rumah sakit lain di Jawa Barat dengan tipe yang sama.

Bahkan, dia menyebutkan, jika kebijakan dalam SK juga memperhatikan para pegawai, dimana insentif atas jasa pelayanan mereka juga naik dibandingkan sebelumnya.
“Itu yang tidak dilihat oleh pihak-puhak tersebut. Dilihatnya persentase saja, sedangkan jika berdasarkan perhitungan masih sangat kecil. Selain itu ada juga peningkatan nilai bagi para pegawai,” kata dia.

Terkait rasionalisasi, ungkap Awie, pihaknya hanya menjalankan tugas dari pimpinan daerah. Bahkan pihaknya sebatas membantu tim teknis dari Pemkab Cianjur terkait data.

“Rasionalisasi itu kebijakan daerah karena jumlah pegawai dari yang seharusnya dua ratus sekarang malah ada sekitar 400 orang. Dan perlu dicatat terkait laporan ke kepolisan terkait data pegawai dan dugaan titipan itu bukan saya yang melaporkan. Jadi perlu ada beberapa hal yang diluruskan,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Hari Anti Korupsi di Cianjur diwarnai aksi unjukrasa Aliansi Pemuda Cianjur ke Kantor Kejaksaan Negeri Cianjur. Massa aksi mendesak Kejari Cianjur, segera menindak lanjuti kasus dugaan Korupsi Kolusi Nepotisme yang dilakukan Dirut RSUD Pagelaran.

Bahkan Kasi Intel Kejaksaan Negri Cianjur, Mali Dian mengatakan dugaan kasus korupsi yang di lakukan Dirut RSUD Pagelaran, sudah masuk ke tahap pemanggilan.
“Direktur RSUD Pagelaran, segera kami panggil untuk dimintai keterangan. Kami berterimakasih teman-teman mengawal kasus yang sedang kita kembangkan,” katanya.(bay/red)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.