Delapan Guru Cianjur Torehkan Prestasi

Di Ajang Lomba Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi

0 122

CIANJUR – Delapan orang guru dan tenaga kependidikan asal Kabupaten Cianjur berhasil menjadi juara dalam lomba guru dan tenaga kependidikan berprestasi tingkat Jawa Barat yang dilaksanakan pada 9 November 2018 di Hotel Harris, Ciumbuleuit Bandung.

Para guru tersebut berasal dari TK, SD, SMP, SMA/SMK dan SLB setelah sebelumnya berhasil menjadi yang terbaik ditingkat kabupaten.

Kepala Seksi (kasi) Kesiswaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Cianjur Tatang Supriatna menjelaskan, mereka yang berhasil menorehkan prestasi tersebut diantaranya Nuraeni, juara 1 Jabar dan juara 2 Nasional dengan kategoti pengawas SMP berprestasi unit kerja dinas pendidikan dan kebudayaan. Reki Teti Hendrayati, juara 1 tingkat Jabar dan juara 3 tingkat nasional dengan kategori tenaga perpustakaan SMP berprestasi, unit kerja SMPN 2 Cianjur, Kecamatan Cianjur.

Selain itu, Dibyo Siswoyo, juara 1 tingkat Jabar kategori Kepala SD daerah khusus berdedikasi unit kerja SDN Puncakmulya, Kecamatan Naringgul. Ahmad Jainudin Sayuti, juara 1 tingkat Jabar kategori Kepala SMP daerah khusus berdedikasi, unit kerja SMPN 2 Cikadu, Kecamatan Cikadu. Dasep Rahmat, juara 1 tingkat Jabar dan juara 1 tingkat Nasional kategori pengawas SDN daerah khusus berdedikasi, unit kerja unit kerja Disdikbud Kabupaten Cianjur.

Mereka yang berprestasi lainnya, Saprudin Jayasakti, juara 1 tingkat Jabar kategori guru SDN daerah khusus (Putra) berdedikasi, unit kerja SDN Padangsari, Kecamatan Leles. Hj Ida Saidah, juara 3 tingkat Jabar, kategori pengawas TK berprestasi, dengan unit kerja Disdikbud Kabupaten Cianjur. Elis Sumiyati, juara 2 tingkat Jabar, kategori guru SD daerah khusus putri berdedikasi, unit kerja SDN Padaluyu, Kecamatan Cikadu.

“Untuk Nasional diselenggarakan pada 16 Agustus 2018 di Gedung Kementerian pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) Jakarta. Semua juara satu tingkat Jabar akan berangkat ke Jepang,” jelasnya.

Menurut Tatang, hadiah untuk tingkat nasional juara 1 Pengawas SD daerah khusus dan berdedikasi uang pembinaan Rp 20 juta dan Laptop. Juara 2 Pengawas SMP berprestasi mendapat uang sebesar Rp 17.5 juta dan short course ke Australia, dan juara 3 pustakawan mendapatkan uang sebesar Rp 15 juta.

“Untuk juara tingkat Jabar juara 1 uang sebesar Rp 10 juta, short course ke Jepang dan piala. Juara 2 mendapat uang sebesar Rp 7,5 juta dan piala serta untuk juara 3 mendapat uang sebesar Rp 5 juta dan piala,” katanya.

Secara terpisah, Kepala Disdikbud Kabupaten Cianjur Cecep Sobandi menambahkan, ia memberikan apresiasi kepada seluruhguru dan tenaga kependidikan yang berprestasi di tingkat Jabar dan Nasional. Semua itu tidak terlepas dari kerja keras yang selama ini telah dilakukan.

“Setidaknya dengan perolehan kejuaraan ini menepis anggapan bahwa pendidikan di Cianjur kualitasnya rendah dari pendapat sebagian kalangan. Ini awal perjuangan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan memberdayakan tenaga-tenaga profesional yang ada. Insya Allah Cianjur lebih maju dan agamis dengan jargon Jagonya mari kita wujudkan bersama,” pungksanya.

Pendidikan berkualitas merupakan keniscayaan bagi terciptanya anak bangsa yang cerdas dan berkarakter, yang menjadi tumpuan kemajuan Indonesia di masa depan. Kualitas pendidikan tidak dapat terlepas dari fungsi dan peran para pendidik dan tenaga kependidikan. Merekalah ujung tombak sektor pendidikan di tanah air ini.

Oleh sebab itu, wajar jika Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK). (job3/sri)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.