Air Sungai Terus Meluap

Satu Jembatan Putus, Puluhan Rumah Terendam Banjir

0 85

Intensitas hujan yang sangat tinggi penyebabkan beberapa sungai di wilayah Cianjur selatan (Cisel) meluap, Senin (12/11) malam. Akibatnya, puluhan rumah terendam banjir dengan ketinggian hingga 3 meter.

Bahkan, luapan air Sungai Muara Cikadu di Kampung Loa, Sindangbarang, ambruk. Warga pun yang tinggal di dekat sungai terancam keselamatannya.

Seperti halnya yang terjadi di sejumlah desa di Kecamatan Sindangbarang pada Senin (12/11) malam. Beberapa sungai besar meluap hingga menggenagni pemukiman. Bahkan di Desa Girimukti Kecamatan Sindangbarang, ketinggian air mencapai 3 meter.

“Air mulai meluap pada pukul 16.00 Wib, dimana sebelumnya terjadi hujan deras. Semakin malam ketinggian air terus naik, untuk di Girimukti, air sampai setinggi atas rumah warga,” ujar Dhea Mulyana, 46, salah seorang warga saat dihubungi melalui telepon seluler, Selasa (13/11).

Menurutnya, jembatan gantung di Kampung Loa Desa Muara Cikadu Kecamatan Sindangbarang juga putus akibat luapan air sungai. Luapan air, lanjut dia, mulai menyusut sekitar pukul 22.00 Wib. Namun warga tetap memilih berdiam di kerabat dan tempat yang aman, sebab khawatir akan kembali meluap.

“Mereka yang rumahnya terendam mengungsi hingga Selasa (13/11) pagi. Namun untuk malam harinya kemungkinan kembali mengungsi, karena takut air kembali meluap jika terjadi hujan deras,” kata dia.

Sementara itu, Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Sugeng Supriyatno, mengatakan, ada beberapa sungai yang meluap pada Senin (12/11), yakni muara Cikadu dan Cisadea, sehingga sejumlah desa di Kecamatan Sindangbarang, bahkan juga di Agrabinta terkena banjir.

“Tapi kawasan itu memang langganan kena banjir akibat luapan sungai, karena pemukiman yang terlalu dekat ke sungai. Makanya begitu ada luapan kecil, warga sudah langsung mengungsi ke tempat yang aman,” kata dia.

Menurutnya, BPBD sudah menerjunkan tim ke daerah yang terdampak banjir akibat luapan air sungai. “Kami sedang lakukan inventalisir, berapa jumlah yang terendam. Namun untuk korban jiwa dipastikan tidak ada,” kata dia.

Sugeng juga mengimbau warga yang tinggal di dekat bantaran sungai untuk selalu waspada, mengingat intensitas hujan cukup tinggi. Sehingga potensi terjadinya banjir atau luapan sungai cukup besar. Apalagi, sejumlah sungai di Cianjur selatan rawan meluap.

“Di catatan kami ada beberapa, seperti Cisadea, Muara Cikadu, Cisokan, dan lainnya. Makanya kmia terus lakukan imbuawan dan sosialisasi terkait mitigasi bencana, supaya meskipun terjadi nantinya tidak ada korban,” pungkasnya.(bay/red)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.