Sebanyak 68 Sekolah di Jabar Semarakkan TFG

SMANDA Menjadi Tuan Rumah

0 115

JL PANGHID – Sedikitnya 68 sekolah dari Kabupaten/Kota di Jawa Barat ambil bagian dalam perlombaan The Flutter Game (TFG) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) se-Jawa Barat (Jabar) yang digelar SMAN 2 (SMANDA) Cianjur selama dua hari Sabtu-Minggu (10-11/11).

Wakil Pembina TFG SMAN 2 Cianjur, Sari Ratna Dewi mengatakan, perlombaan TFG merupakan agenda tahunan bagi SMANDA yang dilaksanakan dalam rangka ulang tahun sekolah dan ulang tahun Paskibra sekolah. Sari menyebut, setiap perhelatan tersebut dilaksanakan, antusiasme peserta terus meningkat setiap tahunnya.

“Jumlah peserta atau yang terdaftar di tahun ini untuk tingkat SMP/MTS sederajat sebanyak 34 tim, dari 29 sekolah atau satuan yang mengikuti se-Jabar. Mereka berasal dari sekolah yang ada di Cianjur, Karawang, Sukabumi, Bandung, Garut dan dari kabupaten lainnya di Jabar,” kata Sari saat ditemui Cianjur Ekspres, Minggu (11/11).

Menurut Sari, untuk tingkat SMA/SMK diikuti oleh 50 tim yang berasal dari 34 sekolah di kabupaten/kota di Jabar.

“Salah satu tujuan dari TFG ini untuk merealisasikan program pemerintah tentang pendidikan karakter bangsa, menuangkan minat dan bakat siswa, mengoptimalkan potensi siswa, membangun pribadi yang tegas, kreatif, disiplin dan tanggap serta menumbuhkan jiwa nasionalisme dan patriotisme,” katanya.

Sari menjelaskan, jenis lomba yang dipertandingankan pada TFG tersebut adalah lomba ketangkasan baris berbaris (LKBB). Sementara dalam satu tingkatan untuk SMP dan SMA ada 16 kategori piala yang diperebutkan. Diantaranya juara umum, juara utama 1 sampai 3, juara harapan 1 sampai 3, juara bina 1 sampai 3, juara mula 1 sampai 3, juara purwa 1 sampai 3, dan penilaian dari Komandan Pleton (Danton) terbaik dan pelatih terbaik.

“Kami memberikan kategori piala kadeudeuh yakni kategori barak terbersih dan peserta terjauh. Untuk tingkat SMP peserta terjauhnya dari Garut, untuk perhitungannya kami menggunakan sistem jarak dengan menggunakan Google Map,” jelasnya.

Adapun sistem penilaiannya dilihat dari gerakan, formasi, kualitas Danton, kostum dan lainnya. “Semoga acara TFG ini menjadikan ajang silaturahmi bagi seluruh keluarga besar Paskibra se-Jabar, dan juga membawa peningkatan kualitas bagi paskibra se-Jabar,” pungkasnya.

Dwi Zahara Mustofa (15) salah seorang peserta yang tergabung dalam Paskibra MAN 1 Cianjur mengaku pada awalnya saat akan unjuk kabisa sempat grogi. Namun setelah memasuki lapangan ia berhasil percaya diri.

“Sempat grogi juga sih, apalagi kalau melihat yang tampil semuanya bagus-bagus. Tapi saya yakin bisa menunjukkan yang terbaik. Perjuangan latihan yang selama ini telah dilakukan saatnya kami tunjukan. Masalah menang atau kalah bukan menjadi targetan utama, tapi tim ingin yang terbaik,” pungkasnya. (job3/sri)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.