Kicau Mania “Serbu” Armed

Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi ke-73

0 28

CIPANAS – Sebanyak 850 orang kicau mania dari berbagai wilayah di Jawa Barat mengikuti kontes burung berkicau yang diselenggarakan Bataliyon Armed 05/Tarik Cipanas di Jalan Hanjawar, Desa Palasari, Kecamatan Cipanas, Minggu (11/11). Kontes burung berkicau tersebut dilaksanakan dalam rangka memeriahkan hari jadi Armed 05/Tarik Cipanas yang ke-73.

Komandan Bataliyon Armed 05/Tarik Mayor Armed Kristianto Hermawan melalui Pasi Intel Armed 05/Tarik Kapten Indra mengatakan, kontes burung berkicau yang diselenggarakan Bataliyon Armed tersebut dalam rangka memperingati HUT Armed 05/Tarik yang ke-73.

Para peserta lomba burung bverkicau tersebut berasal dari selumlah kabupaten/kota di Jawa Barat. Diantaranya berasal dari Bekasi, Depok, Jakarta, Tangerang, Cirebon, Sukabumi, Cianjur, Bogor. Bahkan ada yang datang dari luar Jawa Barat yakni dari daerah Mojokerto.

Menurut Indra, ada beberapa kategori burung yang mengikuti kontes kicau mania. Diantaranya jenis burung murai batu, anis merah, love bird, pleci, kacer, cucak jenggot, pentet dan beberapa jenis burung lainnya.

“Untuk kategori burung bnis ini dimenangkan oleh peserta dari Mojokerto,” ucap Indra kepada Cianjur Ekspres, Minggu (11/11) saat ditemui di Komplek Bataliyon Armed Jalan Raya Hanjawa, Desa Palasari, Kecamatan Cipanas.

Kapten Indra yang juga sebagai Panitia Penanggungjawab acara kicau mania mengatakan, dalam kontes tersebut dibagi menjadi 5 kelas. Yakni kelas Danyon Armed 05/Tarik, kelas Pancagiri, kelas Macan Pancagiri, kelas Adhi Pancagiri, dan kelas Budi Pancagiri.

“Bagi para peserta sendiri yang juara akan mendapatkan piala bergilir berupa miniatur meriam, sedangkan untuk hadiah juara umum beregu dan single ada hadiah berupa miniatur amunisi meriam, dan masih ada hadiah door prize lainnya,” kata Indra.

Indra mengatakan, acara digelar merupakan untuk memeriahkan hari jadinya Armed 05/Tarik yang ke-73. Pihaknya mengajak para kicau mania untuk beradu tanding secara profesional, karena kontes yang digelar saat ini masuk dan dikategorikan ke tingkat nasional.

“Ajang kontes burung ini diharapkan kita (TNI) bersama masyarakat tetap solid dalam hal segala kegiatan dan bukan karena ada kegiatan kontes burung ini saja,” pungkasnya.(yis/sri)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.