Herman Ingin Adaptasi Kebiasaan Baru di Cianjur Semi PSBB

Cianjurekspres.net – Pemerintah Kabupaten Cianjur akan memberlakukan Adaptasi Kebiasaan Baru semi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menurunkan kasus Covid-19 yang terus meningkat. Langkah ini menindaklanjuti Kepgub Jawa Barat Nomor: 443/Kep.11-Hukham/2021 tentang Pemberlakuan Adaptasi Kebiasaan Baru di Tujuh Daerah Kabupaten/Kota.

Dimana Cianjur merupakan salah satu yang akan memberlakukan AKB bersama dengan Kota Cirebon, Kota Sukabumi, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Pangandaran.

Baca Juga: Dilantik Jadi Pj Sekda Cianjur, Ini Tiga Tugas Prioritas Dodit Ardian Pancapana

“Kita ingin AKB semi PSBB, kita ingin melindungi masyarakat,” tandas Plt Bupati Cianjur Herman Suherman kepada wartawan di Pendopo Bupati Cianjur, Senin (11/1/2021).

Herman mengungkapkan, nantinya Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah tidak lagi 50 persen tetapi 70 persen. Termasuk mengatur jam operasional toko. Sementara untuk check point diperbatasan akan dilakukan secara periodik tidak rutin pada hari libur.

“Kita ingin menurunkan Covid-19, sekarang rumah sakit sudah penuh, Bumi Ciherang (Tempat Isolasi) sudah penuh, Bapelkes sudah mulai terisi,” katanya.

Dirinya pun khawatir yang terjadi saat ini ibarat gunung es di lautan. “Munculnya 1.500 kasus kenyatannya banyak. Karena kita keterbatasan pemeriksaan swab dan rapid antigen. Kalau semua masyarakat di swab antigen, Wallahu a’lam gak akan tertampung. Makanya upaya ini AKB semi PSBB,” ujar Herman.(hyt)