Herman Suherman: Semua Program BHS-M untuk Percepatan IPM Cianjur

Cianjurekspres.net – Calon Bupati Cianjur nomor urut 3, Herman Suherman menegaskan semua program yang disiapkan pasangan Herman Suherman-Tb Mulyana Syahrudin (BHS-M), berujung pada upaya percepatan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Cianjur.

Hal itu disampaikan Herman usai mengikuti acara webinar bertajuk Cianjur Mendengar yang diselenggarakan ICMI Kabupaten Cianjur secara daring, Sabtu (24/10).

IPM Cianjur saat ini memang masih tergolong rendah, dibandingkan daerah lain di Jawa Barat. Karena IPM kerap dijadikan parameter untuk mengukur keberhasilan pembangunan sebuah daerah, maka tiap pasangan calon diundang oleh ICMI untuk memaparkan visi-misi dan strategi nya untuk meningkatkan IPM Cianjur.

Baca Juga: Bantu Petani, Herman akan Dirikan BUMD Pertanian

Herman mengatakan kalau IPM Cianjur selalu naik namun masih perlu diakselerasi. Agar tak lagi tertinggal kenaikan IPM ditargetkan 0,97 poin pertahun.

Program unggulan untuk mencapai hal itu, BHS-M mencanangkan 1.000 Km Jalan beton, pemberdayaan 10.000 UMKM, pemberdayaan 1.000 Kobong/pesantren, peningkatan produktivitas 1.000 hektar lahan pertanian, dan Cianjur Caang mengingat di beberapa wilayah Cianjur, listrik masih kerap jadi masalah.

“Infrastruktur jalan yang mantap akan membantu masyarakat menjangkau fasilitas kesehatan, pendidikan dan pusat-pusat ekonomi. Itu akan menjadi penunjang utama program-program di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan petani dan UMKM, ” ujar Herman seusai acara.

Dalam webinar ICMI, Herman memilih memaparkan detail turunan programnya, dalam bentuk video berkonsep doodle presentasi.

Herman beralasan hal itu dilakukan agar tidak membosankan dan lebih mudah dicerna. Karena mendengarkan paparan satu arah dari beberapa orang secara bergantian tentu akan membosankan.

Herman juga mengaku dibantu anak-anak muda milenial dalam membuat presentasi. Dirinya kerap berdiskusi dengan anak-anak muda tentang berbagai hal. “Untuk presentasi saya kasih konsepnya, mereka jabarkan dalam video lalu saya koreksi,” ungkapnya.(hyt)