Pasca Bencana, Dewan Dorong Perbaikan Fasilitas di Leles dan Agrabinta Cianjur

Cianjurekspres.net – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur mendorong pemerintah daerah untuk segera memperbaiki sejumlah fasilitas yang rusak pasca bencana banjir dan longsor yang melanda Kecamatan Leles serta Agrabinta.

Selain rumah warga, terdapat sebanyak 16 jembatan yang mengalami kerusakan dan perlu segera diperbaiki atau dibangun kembali.

“Fokus selanjutnya mengenai beberapa korban, penduduk yang memang rumahnya rusak sedang dan berat tertimbun longsor dan itu yang sedang kita pikirkan bagaimana bantuan dari pemerintah bisa langsung mencpaai ke korban,” ujar Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Cianjur, Rustam Effendi, Selasa (20/10).

Baca Juga: 216 Rumah Rusak, Ribuan Jiwa Terdampak Banjir di Leles dan Agrabinta Cianjur

Rustam menegaskan, pihaknya juga sedang mengupayakan mengenai perbaikan jembatan yang terputus di Leles dan Agrabinta. “Bagaimana secepatnya memperbaiki 16 jembatan tersebut, apakah dari anggaran APBD murni atau bantuan provinsi atau pusat,” katanya.

Hal ini menurutnya, menjadi salah satu prioritas utama karena sekarang aktivitas sekolah sedang diliburkan akibat pandemi Covid-19.

“Ketika pandemi berakhir, aktivitas kembali berjalan normal namun jembatan belum rampung di perbaiki atau dibangun akan menjadi penderitan baru bagi masyarakat,” ucap Rustam.

Baca Juga: Cianjur Paling Rawan Banjir dan Longsor

Pasalnya, saat ini warga harus mencari akses jalan memutar dengan jarak waktu tempuh dua sampai tiga jam karena rusaknya fasilitas jembatan penghubung antar kampung dan desa.

“Kita sudah komunikasi dengan dinas terkait yakni PUPR. Apakah memungkinkan segera dilakukan perbaikan dan pembangunan kembali 16 jembatan tersebut. Apakah menggunakan anggaran bantuan dari provinsi, pusat atau APBD Murni 2021. Kebetulan satu atau dua pekan kedepan, kita akan mulai pembahasan anggaran APBD Murni 2021. Itu jadi prioritas kita,” tandasnya.

Sementara itu Anggota DPRD Kabupaten Cianjur Fraksi Partai Demokrat, Jevernando mengatakan, pasca bencana banjir dan longsor yang melanda Kecamatan Leles dan Agrabinta perlu dicanangkan kembali program pelestarian lingkungan.

“Perlu kembali mencanangkan program pelestarian lingkungan dengan menanam phon. Reboisasi di hutan-hutan dan lahan-lahan yang gundul,” harapnya.(hyt)