Film James Bond No Time To Die Habiskan Anggaran Rp2,9 triliun

Siapkan 8.400 Galon Soda Untuk Syuting

 

Cianjurekspres.net – Baru-baru ini, tim produksi mengungkap salah satu adegan dalam film James Bond No Time to Die. Yakni adegan Daniel Craig bermotor di Matera, Italia Selatan. Uniknya, jalan tersebut disiram 8.400 galon minuman bersoda agar tidak licin.

Karena minuman soda yang disiramkan ke jalan cukup banyak, kru dikabarkan butuh waktu cukup lama untuk meratakannya.

“Kru menghabiskan waktu berjam-jam memerciknya di sekitar Matera Italia selatan sebelum aksi spektakuler kenadraan bermotor melompati dinding setinggi 60 kaki,” demikian keterangan dilansir dari Daily Mail, Selasa (20/10/2020).

Minuman soda yang dituangkan di jalanan disebut meninggalkan residu lengket. Sehingga membantu performa kendaraan bermotor kapasitas mesin 450 CC lebih stabil saat melintasi jalanan berbatu dan akan membuat kendaraan mendarat dengan lebih sempurna.

Biaya produksi film James Bond No Time to Die memang bernilai fantastis. Yakni menghabiskan dana sekitar 200 juta dollar atau setara dengan Rp2,9 triliun. Dan adegan bermotor tersebut dikabarkan menghabiskan dana sekitar 60 ribu euro atau setara dengan Rp 1 miliar.

Tapi, adegan berbahaya itu tentu saja tidak dilakukan oleh Daniel Craig. Tapi dilakukan oleh stunt rider bernama Paul Edwards.D ia harus melewati jalan tanjakan sekitar 25 kaki dengan kecepatan 60mph untuk melewati dinding dan mendarat dengan baik di jalanan berbatu.

Ide menyiramkan 8.400 galon minuman soda disebut-sebut datang dari Daniel Craig. Dia kemudian mengungkapkannya kepada kepada bos stunt rider Lee Morrison pada waktu tengah malam melalui pembicaraan via telepon.

Ide itu lantas disetujui sutradara dan produser sehingga dialokasikan dana khusus untuk adegan ini. Morrison mengatakan, jalanan di Matera jadi lebih bersih setelah dicuci usai disiram dengan minuman Cola Cola.

Film James Bond No Time to Die akan tayang di bioskop pada April 2021 mendatang. Film ini sudah beberapa kali mengalami penundaan. Awalnya akan tayang pada November 2019 namun ditunda pada Februari 2020. Kemudian ditunda pada April 2020 dan kembali ditunda penayangannya pada November 2020 akibat pandemi belum berakhir.(Abdul Rahman/japos/**)