Dorong Kesejahteraan Wartawan, PWI Cianjur Gelar Pelatihan Vokasi Kewirausahaan

Cianjurekspres.net – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Kabupaten Cianjur berupaya untuk terus mendorong profesionalisme dan meningkatkan kesejahteraan para jurnalis. Salah satunya dengan menggelar pelatihan vokasi serta kewirausahaan yang diikuti puluhan jurnalis dari berbagai media cetak, elektronik, online serta istri jurnalis yang tergabung di dalam Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Cianjur.

Selama dua hari dari 11-12 September 2020, puluhan jurnalis diajarkan cara penulisan naskah oleh Arief Permadi (Tribun Jabar), Videografer dari Mujib Prayitno dan Agus Bebeng yang merupakan mantan fotografer Antara. Khusus istri jurnalis dihadirkan pemateri yang bergelut di bidang UMKM.

Sebelum mengikuti beragam pelatihan, jurnalis dan istri terlebih dahulu diberikan motivasi oleh motivator kenamaan Nanang Qosim Yusuf. Kegiatan ini bekerjasama dengan Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Cianjur. Lokasi pelatihan berada di Alam Asri Hotel & Resort, Jl. Raya Hanjawar Desa Sukanagalih, Pacet, Cianjur.

Baca Juga: Puluhan Jurnalis Ikuti OKK PWI Cianjur

Ketua PWI Kabupaten Cianjur, Muhammad Ikhsan mengatakan, pelatihan vokasi tersebut menjadi ajang silaturahmi keluarga besar PWI. Menurutnya, sebuah organisasi besar jika tidak menjadi keluarga akan terasa kecil. Begitupun sebaliknya, sekecil apapun organisasi kalau menjadi keluarga akan besar.

“PWI sudah besar lalu punya keluarga besar, silaturahmi terjaga menjadi luar biasa,” katanya, Sabtu (12/9/2020).

Ditegaskan Ikhsan, pelatihan kewirausahaan yang diberikan kepada para istri jurnalis merupakan cikal bakal pondasi ekonomi keluarga jurnalis.

“Sampai saat ini untuk kesejahteraan wartawan secara umum masih belum bisa dikatakan sejahtera. Kalau pondasi ekonomi sudah terbangun mandiri, kesejahteraan bisa membentuk wartawan lebih profesional dan fokus menjalani profesi jurnalistiknya. Karena urusan rumah sudah selesai dengan membuat usaha mikro,” tandasnya seraya mengucapkan terima kasih kepada Diskominfosantik, TNI/Polri dan Pemerintah Kabupaten Cianjur.

Kepala Diskominfosantik Kabupaten Cianjur Tedy Artiawan menilai, pelatihan pekerja media dan kewirausahaan dalam kondisi Covid -19 merupakan yang pertama, bukan hanya di Jawa Barat namun di Indonesia.

“Kami sengaja menyelenggarakan kegiatan ini dengan tujuan untuk mempertahankan, dan memperkuat kehidupan insan jurnalis,” paparnya.

“Kami yang merupakan mitra dari insan pers, memandang perlu adanya pelatihan kewirausahaan bagi para jurnalis,” tambah Tedy.

Tedy berharap, pelatihan ini bisa meningkatkan keterampilan kewirausahaan yang nanti bisa menjadi sumber penghasilan.(hyt)