Siswi SMPN 2 Cianjur Masuk Lima Besar Olimpiade Biologi Tingkat Nasional

Cianjurekspres.net – Pamela Karrisa Cahya Pramesti S, siswi kelas IX SMPN 2 Cianjur tengah menghadapi final 5 besar olimpiade Biologi tingkat nasional. Ia berharap agar dirinya bisa meraih juara pertama agar bisa membanggakan nama sekolah serta Kabupaten Cianjur.

“Alhamdulillah saya merasa bahagia dan senang karena bisa masuk 5 besar tingkat nasional. Untuk kesiapannya saya terus, latihan soal terus banyak doa. Targetnya masuk nasional,” kata dia kepada Cianjur Ekspres, kemarin (9/9).

Sementara itu, Guru IPA SMP Negeri 2 Cianjur, Irfan Fathurrohman mengatakan, saat ini pihaknya mengikuti olimpiade Biologi tingkat nasional yang digelar Institut Teknologi 10 November (ITS) secara online. Peserta lomba dari SMP Negeri 2 Cianjur adalah Pamela Karrisa Cahya Pramesti S.

Baca Juga: Pandemi Covid-19, Pelajar SMAN 2 Cianjur Terbitkan Buku, Ini Jumlahnya

“Alhamdulillah kemarin penyisihan lolos semi final dan dipilih 5 besar untuk di final, dan spenda akan menghadapi final tanggal 19 September nanti,” ungkapnya.

Ia menuturkan, pihaknya telah melakukan persiapan sejak Agustus 2020. Persiapan tersebut berupa pembinaan secara online untuk seluruh perlombaan yang diikuti.

“Kemudian kita melakukan pemberian latihan soal materi yang akan dihadapi siswa dalam lomba,” jelas dia.

Dirinya menjelaskan, sejak awal tahun ajaran 2020-2021, SMPN 2 Cianjur mengikuti berbagai perlombaan secara online. Perlombaan secara online dilakukan karena pandemi Covid-19.

“Pertama lomba kihajar (kita harus belajar) oleh Pusdekom Kemendikbud dimulai dari level basic, intermediate kemarin SMPN 2 Cianjur masuk ke level advance. Nanti ada pembuatan video nanti kalau diterima kita masuk babak final, hadiahnya juga fantastis, tahun ini total hadiahnya Rp 200 juta,” jelas dia.

Tidak hanya itu, ia juga mengungkapkan, pihaknya tengah bersiap menghadapi Kompetisi Sains Nasional (KSN) yang akan digelar 29 September 2020 mendatang. Mata lomba yang dilombakan ialah Matematika, IPA, dan IPS.

“Tiap tahun selalu mengirimkan kontingen dan alhamdulillah selalu menjadi perwakilan di tingkat kabupaten di tingkat Jawa Barat walau tidak setiap tahun di tingkat nasional. Harapannya untuk IPA dan IPS bisa masuk tingkat nasional,” pungkasnya. (job3/sri)