Jelang Idul Adha, Harga Jengkol di Pasar Tradisional Cianjur Kisaran Rp40 Ribu per Kilogram

Cianjurekspres.net – Harga jengkol di pasar tradisional mengalami lonjakan yang signifikan menjelang lebaran Idul Adha 1442 Hijriyah. Sementara harga kebutuhan lainnya relatif stabil.

Kenaikan harga jengkol tersebut diduga dipicu akibat banyaknya kebutuhan. Sementara stok barang yang ada semakin menipis dan sulit untuk didapatkan.

Staf di Pasar Induk Cianjur Pasirhayam Ismail Marzuki mengatakan, tidak ada kenaikan harga komoditas sembako jelang Idul Adha 1442 Hijriyah di Pasar Induk Pasir Hayam (PIC) Cianjur.

“Belum ada kenaikan harga yang signifikan, baik itu komoditas sayuran, daging-dagingan dan juga bumbu,” kata Ismail saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/7).

Baca Juga: Harga Jual Rendah, Petani di Cianjur Enggan Panen Tanaman Sayurannya

Ismail mengatakan, untuk jenis daging ayam harganya terbilang normal kisaran Rp 30 hingga Rp 32 ribu per kilogram. Untuk telor sebelumnya Rp 24 ribu, namun kini menjadi Rp 26 ribu per kilogram.

“Kalau lebaran Idul Adha ini biasanya tidak semenarik lebaran Idul Fitri, jadi, tidak mengalami kenaikan harga yang signifikan,” katanya.

Menurutnya, yang menjadi perhatian pembeli di pasar saat ini adalah jengkol. Untuk harganya sendiri cenderung bertahan di harga Rp38 ribu- Rp40 ribu per kilogram.

“Saat ini harga jengkol bisa dibilang lagi bertengger ketimbang harga daging ayam, meskipun demikian, banyak juga peminatnya,” ujarnya.

Doni (26) pedagang komoditas sayuran di Pasar Induk Cianjur mengatakan, lebaran Idul Adha tahun ini terbilang sepi pembeli.

“Jelang lebaran haji atau Idul Adha tahun ini kalau menurut saya sepi pembeli, beda dengan Idul Fitri tahun sebelumnya. Bisa jadi dampak dari Covid-19 atau faktor lain,” ucapnya.

Doni berharap, dua hari menjelang lebaran haji nanti banyak pembeli yang datang ke Pasar Induk Cianjur. “Mudah-mudahan saja nanti kalau sudah mendekati hari H nya, banyak pembeli yang datang ke Pasar,” pungkasnya.(yis/sri).