Objek Wisata Cianjur Bakal Jajakan Produk UMKM

Cianjurekspres.net – Plt Bupati Cianjur, H Herman Suherman apresiasi hasil Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari 32 Kecamatan di Kabupaten Cianjur yang dipusatkan di Mochi Momi di Jalan Raplesia, Perumahan Pesona Cianjur. Rencananya, di setiap tempat wisata bakalan ada produk UMKM yang dijajakan.

“Hari ini (kemarin, red) saya ada di galeri Mochi Momi dan ini adalah salah satu galeri yang menampung produk-produk asli Cianjur, dari 32 kecamatan produknya ada semuanya lengkap, dari mulai beras, gula pokoknya produk UMKM semuanya ada,” kata dia kepada Cianjur Ekspres, Kamis (9/7/2020).

Baca Juga: Hidupkan Kembali UMKM yang Berhenti Produksi

Herman juga mengucapkan terimakasih kepada Mochi Momi yang telah mengumpulkan semua produk Cianjur. Menurutnya orang tidak usah keliling Cianjur, karena di Mochi Momi semuanya lengkap.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Mochi Momi yang telah mengumpulkan produk Cianjur, di sini semuanya ada,” ucap Herman.

Herman mengatakan, UMKM di Canjur akan terus di genjot agar bisa lebih maju, sehingga walaupun kecil namun melibatkan banyak orang.

“Karena perusahaannya ada di mana-mana sehingga bisa mendongkrak ekonomi dan tenaga kerja, sehingga saat ini dalam sosialisasi Covid-19 yang akan diprioritaskan adalah pemberdayaan ekonomi, sehingga Cianjur bisa lebih menggeliat lagi,” kata Herman.

Herman menambahkan, mengenai tempat wisata yang telah dibuka, UMKM akan dikaitkan dengan tempat wisata, agar wisata bukan hanya wisata saja, namun juga dengan oleh-olehnya.

“Sehingga nanti ke tempat wisata dan beli oleh-olehnya. Insya Allah kami akan prioritaskan untuk UMKM,” jelas Herman.

Sementara itu, Owner Mochi Momi, Ai Yani Nurmayani atau yang kerap di sapa Momi Mochi mengucapkan terimakasih atas kedatangan Plt Bupati Cianjur ke galeri Mochi Momi.

“Kami atas nama teman-teman komunitas UMKM Cianjur mengucapkan terimakasih kepada bapak bupati Cianjur yang telah hadir di sini (galeri Mochi) yang sangat menginspirasi dan menambah semangat untuk para pelaku usaha kecil di Cianjur,” katanya.

Ia mengaku, selama pandemi Covid-19, usaha UMKM sangat menurun drastis. Menyikapi hal tersebut, selaku UMKM pihaknya terus semangat dan giat dalam melakukan bisnis di masa pandemi Covid-19.

“Selaku pelaku UMKM kita harus siap hadapi pandemi ini, dengan penjualan cara apapun seperti online, door to door, sehingga UMKM ini tetap berdiri. Bahkan banyak bermunculan berbagai inovasi baru karena mungkin banyak di rumah, jadi lebih banyak berkarya di sisi produk,” ungkapnya.(Mochammad Nursidin/sri)