Rp 26 Miliar Untuk Intensif Nakes Jabar

Cianjurekspres.net – Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat, Daud Achmad melaporkan, pihaknya sudah menyiapkan Rp. 26 miliar untuk insentif tenaga kesehatan (nakes) di Jawa Barat yang bertugas menangani pandemi Covid-19.

“Sebanyak Rp. 23 miliar untuk insentif dan Rp. 3 miliar untuk santunan kematian nakes yang gugur selama pandemi,” ucap Daud dalam keterangan tertulisnya, Jumat (3/7/2020).

Daud menambahkan, anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk penanggulangan Covid-19 sudah terserap kurang lebih Rp. 1,423 triliun, dengan serapan paling banyak untuk social safety net (jaring pengaman sosial) atau bantuan sosial (bansos).

“Diserap untuk social safety net atau bansos Rp. 1,158 triliun. Untuk alat-alat kesehatan sebesar Rp. 248 miliar,” ucap Daud.

Sementara terkait bansos non tunai yang salah satunya adalah telur dan diganti menjadi susu, Daud menegaskan bahwa penggantian tidak akan mengurangi nilai rupiah bansos non tunai. “Tahap kedua (penyaluran bansos) ada penggantian dari telur ke susu, plus masker. Nilai substitusi dari telur, jadi tidak akan mengurangi nilai rupiahnya,” tuturnya.(rls/**)