Inilah 15 Daerah New Normal di Jabar

Cianjurekspres.net – Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau New Normal di Jawa Barat akan diberlakukan di 15 kota/kabupaten, sementara 12 daerah lainnya akan diberlakukan perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyampaikan, daerah yang akan melaksanakan New Normal jika masuk ke dalam kategori zona Biru.

Seperti, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Garut, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Banjar, Kota Cirebon, Kota Sukabumi dan Kota Tasikmalaya.

“Sementara yang melaksanakan perpanjangan PSBB yang masuk zona kuning dan harus tetap dijaga kewaspadaannya,” ucap Emil (sapaan akrabnya) di Gedung Sate, Kota Bandung, Jum’at (29/5/2020).

Seperti Kabupaten Bandung, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, Kabupaten Subang, Kabupaten Sukabumi, Kota Bandung, Kota Bekasi, Kota Bogor, Kota Cimahi, dan Kota Depok.

Emil menyebut, angka reproduksi Covid-19 selama 14 hari teraksi berada di angka 1 bahkan dua hari terakhir diangkat 0,97 persen.

Kendati demikian, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberlakukan New Normal diambil berdasarkan keputusan data.

“Kami tidak ingin ke gabah, kami tidak ingin salah dalam mengambil keputusan, karena salah satu ukuran hari ini yang menjadi sebuah pencapaian dari Gugus Tugas adalah angka reproduksi Covid,” jelasnya.

Ia pun menyebut, aturan New Normal mengikuti standar dari WHO maka wilayah itu termasuk kategori terkendali.

Mantan Walikota Bandung itu mengatakan bahwa laju Orang Dalam Pemantauan (ODP) mengalami penurunan, itu karena berkat kinerja dari aparat yang bisa menahan orang pemudik.

“Kita sudah membalik kanan kan pemudik balik dari Jawa Tengah belasan ribu kendaraan yang saya tahu dan juga bantu orang tidak kembali ke Jakarta,” katanya.

Tidak hanya itu, ungkap dia, pasien yang positif dirawat, serta Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mengalami pemurunan yang sangat signifikan.

“Ini prestasi para dokter dan tenaga kesehatan di Jawa Barat yang berhasil menekan pasien pasien tidak perlu ke rumah sakit sudah turun sekarang 30,2% yang dirawat di ruang Isolasi,” pungkasnya.(mg1/**)