Jalani Aktivitas di Rumah saat PSBB, Warga Cianjur Ini Pilih Tanam Cabai di Polybag

Cianjurekspres.net – Selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) banyak hal yang bisa dilakukan di rumah. Satu diantaranya dengan bertanam cabai. Benihnya bisa memanfaatkan sisa dari dapur yang tak terpakai.

Untuk media tanam juga bisa memanfaatkan tanah atau pupuk kandang dicampur sekam. Jika tak ada pupuk kandang cukup tanah dengan sekam juga bisa.

Jika pekarangan sudah berbentuk beton dan tak ada media tanam bisa memanfaatkan polybag atau sisa keresek dapur. Jika memanfaatkan sisa keresek dapur jangan lupa untuk dilubangi agar air tetap
mengalir.

Ukuran keresek bisa 5 kilogram atau 20 kilogram. Untuk menanam cabai pastikan pilih cabai yang berwarna merah masak dan berbiji kuat biasanya warna kuning dan sudah keras.

Baca juga: PSBB Cianjur Berakhir 29 Mei, Dilanjut atau New Normal?

Lubangi media tanah sekitar 1-2 sentimeter lalu taruh biji dan tutupi kembali dengan tanah. Setelah itu cukup disiram setiap hari dan bersihkan gulma jika umur benih cabai sudah berusia sekitar 10-15 hari.

Cabai mulai berbuah sekitar 30-45 hari. Selain mengisi waktu saat PSBB, bertanam cabai juga bisa mengurangi aktivitas kita ke pasar atau ke warung untuk membeli cabai.

Seperti yang dilakukan seorang warga Cianjur, Rosita (50). Menurutnya, bertanam cabai tak memerlukan lahan luas jika menggunakan polybag.

“Cukup mudah dan tentunya bisa mengurangi uang belanja untuk cabai ke warung,” kata Rosita.

Ia mengatakan, pada saat masa panen. Rosita tak lagi harus belanja rawit ke warung untuk kebutuhan masak dan atau bikin sambel.

“Lumayan, paling tidak kalau mau bikin sambel atau bumbu lainnya tak harus beli ke warung,” katanya.

Menurutnya, harga cabai rawit domba seperti yang ditanamnya itu saat ini harganya di pasar kurang lebih
Rp40 ribu per kilogramnya.

“Sebenarnya kalau mau serius dan punya lahan yang cukup luas, jadi petani rawit saja sudah lumayan,”
pungkasnya.(yis/sri/*)