Kemendes: Relawan Desa Tanggap Covid-19 Capai 1,7 Juta Orang

Cianjurekspres.net – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mengungkapkan jumlah relawan desa tanggap Covid-19 sudah mencapai 1.743.343 orang.

”Jika penanganan pandemi Covid-19 difokuskan di desa dengan penguatan Physicall Distancing kemudian ketahanan imunitas dan New Normal maka diyakini bakal berdampak signifikan terhadap penyelesaian Covid-19 di tingkat nasional,” ujar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar di Jakarta, belum lama ini.

Baca Juga: Seperti Masih Setengah Hati, Perlu Ketegasan Terapkan PSBB di Cianjur

Dikatakannya, dana desa sudah dipakai untuk desa tanggap Covid-19 atau Relawan Desa Lawan Covid-19 mencapai Rp2,59 Triliun.

”Ini relatif kecil dengan jumlah desa 74.953,” kata Abdul Halim.

Menurutnya hal ini menunjukkan penanganan Covid-19 di tingkat desa cukup efisien dan efektif karena skalanya kecil. ”Pemetaannya tidak terlalu kompleks, zonasinya mudah dicermati secara lebih massif. Fokusnya tidak lagi bicara wilayah tapi bisa bicara orang atau warga,” katanya.

Untuk itu, Abdul Halim yakin penanganan Covid-19 akan lebih bagus lagi nantinya. ”Misalnya nanti, Pemerintah sudah mengambil langkah-langkah yang kondusif, konstruktif kemudian langkah pemulihan akan sangat bagus jika difokuskan di desa,” ucapnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, berdasarkan jumlah relawan di atas rasionya 82 persen dari 61.670 desa menujukkan jika desa sudah siap sekali untuk lakukan penanganan Covid-19 yang tentu pada proporsi desa yaitu ODP (Orang Dalam Pemantauan) selesai ditangani di desa.

”Jika merujuk pada rasio itu maka satu relawan bakal tangani 68 warga desa. Jika relawan bertambah maka rasio semakin kecil apalagi tidak semua warga desa membutuhkan penanganan,” imbuhnya.

Bahkan sebanyak 19.590 desa yang telah miliki ruang isolasi dengan jumlah tempat tidur sebanya 78.360 unit. Lalu ODP yang sudah ditangani sebanyak 179.682 orang.

“Yang menarik, ODP Nasional itu 45.300 sementara di tingkat desa sudah 179.682. Jadi sisi Desa, ODP memang tinggi karena memang terfokus untuk itu. Ini pun sudah tertangani dengan baik,” paparnya.

Tetapi berbicara Pasien Dalam Pengawasan (PDP), diakumulasi desa kecil, menurut Mendes PDTT, kebanyakan PDP itu ada di kota apalagi yang positif covid-19. Ia menegaskan bahwa hanya 629 pasien positif Covid-19 yang bersumber dari desa.(net/*)