Dilanda Badai, Jamaah Haji Cianjur Panik

0 101

 

CIANJUR, cianjurekspres.net – Badai hujan dan pasir melanda Mekkah pada Minggu (19/8) malam waktu Arab Saudi. Saat badai terjadi, jamaah haji asal Kabupaten Cianjur sempat panik dan berupaya menahan tenda karena khawatir ambruk.

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman yang tengah menjalani prosesi ibadah haji, menuturkan, jika badai hujan dan pasir terjadi pada pukul 18.00 waktu Arab Saudi. Badai baru berakhir dua jam setelahnya.

“Iya, terjadi badai saat Magrib. Lebih kurang dua jam badai berlangsung. Suasana jadi mencekam, karena angin sangat besar hingga menerbangkan beberapa perlengkapan,” kata dia saat dihubungi melalui telepon seluler, Senin (20/9) siang.

Menurutnya, tenda kecil untuk para jamaah haji guna melaksanakan wukuf terbang terbawa angin, sementara tenda besar yang ditempati Herman bersama seratusan Jamaah haji asal Cianjur berhasil ditahan untuk tak terhempas.

“Kalau tenda besar dipegangi oleh jamaah, jadi tidak terbawa angin. Sementara tenda kecil sudah tidak bisa tertahan. Begitu badai berhenti para jamaah langsung membereskan perlengkapan yang berantakan akibat badai,” tuturnya.

Dia memastikan tidak ada jamaah haji asal Cianjur yang mengalami dampak buruk dari badai tersebut. Meskipun saat kejadian, situasi sempat mendekat dengan kondisi tenda yang terdorong besarnya angin.

“Alhamdulillah tidak ada yang kenapa-kenapa. Kebetulan tidak ada yang sedang di luar untuk beberapa kloter. Termasuk kloter saya. Jadinya semua selamat dan hanya langsung segera memperbaiki kondisi dalam tenda,” ucapnya.

Herman berharap warga Cianjur turut mendoakan para jamaah haji agar lancar dan selamat dalam menjalankan setiap proses ibadah haji. “Mohon doa dari semuanya agar jamaah bisa selamat sampai pulang lagi ke Cianjur,” pungkasnya. (bay/yhi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.