BRI Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Longsor Cibeber Cianjur

Cianjurekspres.net – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Cianjur menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli berupa bantuan pangan serta perlengkapan ibadah kepada korban yang terdampak bencana longsor di Desa Karangnunggal, Kecamatan Cibeber, Selasa (24/3/2020). Hal ini sebagai bentuk komitmen BRI untuk terus menyalurkan bantuan kepada masyarakat melalui program tanggap bencana.

Manager Bisnis Mikro Kantor Cabang BRI Cianjur Dwi Wibowo Nugroho, mengatakan, menanggapi adanya bencana longsor di Kampung Pasarean Desa Karangnunggal, Kecamatan Cibeber, BRI memberikan respon cepat dengan memberikan bantuan melalui program tanggap bencana. Dimana program tersebut merupakan dari program BRI Peduli sebagai bentuk CSR perusahaan kepada masyarakat di Kabupaten Cianjur.

“Hal ini juga merupakan perwujudan nyata BRI sebagai agent of development yang terus memberikan dampak yang positif bagi seluruh lapisan masyarakat,” kata dia kepada cianjurekspres.net.

Dia berharap, bantuan yang telah diterima oleh warga Kampung Pasarean dapat memberikan manfaat dan tentunya meringankan beban dari dampak bencana longsor yang dialami oleh warga. Adapun bantuan yang diberikan kepada para korban, di antaranya susu bayi, bahan pangan sembako, perlengkapan ibadah, peralatan untuk mandi, makanan ringan, dan makanan siap saji.

“Kami sangat berempati kepada para korban terdampak bencana longsor di Karangnunggal. Semoga bantuan yang diberikan perusahaan (BRI) dapat bermanfaat,” ujarnya.

Ke depan, Dwi melanjutkan, BRI tentunya akan terus memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dalam bentuk pengabdian maupun pelayanan dan kepada nasabah BRI khususnya.

“Ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang menjadi korban bencana, dan BRI juga berkomitmen untuk terus memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan,” tuturnya.

Seperti diketahui, sebanyak 346 warga yang tersebar di delapan kampung di Desa Karangnunggal, Kecamatan Cibeber, terdampak bencana tanah longsor yang terjadi pada Minggu (22/3) lalu. Tidak ada korban jiwa, namun sekitar 37 rumah warga rusak dab seratusan rumah terancam longsor.(adv/red)