Tradisi Tangkap Ikan Warga Gelaranyar Pagelaran Cianjur Usai Pilkades

CIANJUR – Beragam tradisi untuk merayakan kemenangan atas terpilihnya kepala desa (kades) dilakukan oleh masyarakat. Seperti yang terjadi di Desa Gelaranyar, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur. Masyarakat berbondong-bondong datang ke kolam ikan yang sengaja telah disiapkan oleh sang pemenang pilkades.

Setelah masyarakat berkumpul, kolam yang telah ditanam ikan itu menjadi sasaran warga masyarakat. Mereka berlomba untuk menangkap ikan tersebut dengan bebas. Ikan-ikan yang berhasil ditangkap dengan gratis boleh dimiliki oleh warga.

Asep (25) warga Desa Gelaranyar, Kecamatan Pagelaran, mengaku senang karena tradisi tangkap ikan dikolam pasca pemilihan kepala desa masih dilakukan.

“Sudah menjadi tradisi, ikan yang ada di kolam milik kepala desa terpilih menjadi incaran warga untuk di ubek (tangkap) ramai-ramai bersama warga lainnya,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Asep mengatakan, ia bersama warga lainnya turut mendukung Jenal, untuk kembali menjadi Kepala Desa Gelaranyar. Menurutnya, banyak perubahan-perubahan pada masa kepemimpinan Jenal yang dampaknya dirasakan oleh masyarakat.

“Banyak perubahan, mulai dari jalan lingkungan, usaha desa melalui Bumdes dan sosialnya dengan cara bergotongroyong bersama warga untuk mengumpulkan koin. Yang nantinya kembali disalurkan kemasyarakat tidak mampu,” kata Asep.

Warga lainnya Ncep (35) mengatakan, perlu orang benar-benar memahami dan menguasai untuk menjadi seorang pemimpin di Desa Gelaranyar.

“Saya rasa, warga sudah sangat tepat kembali memilih Jenal untuk menjadi kepala desa di Gelaranyar,” ujarnya.

Adapun kegiatan tangkap ikan di kolam tersebut, menurutnya sebuah tradisi di Cianjur yang juga sebagai rasa syukur kepada Allah SWT.

“Hal yang wajar, ketika seorang calon yang kembali terpilih menjadi Kades dengan cara menangkap ikan bersama warga,” jelasnya.

Kepala Desa Gelaranyar terpilih Jenal mengucapkan rasa terimakasih kepada masyarakatnya, yang telah mempercayainya sebagai Kepala Desa Gelaranyar periode 2020-2026.

“Tentunya di kepemimpinan yang selanjutnya, saya akan terus berupaya untun meningkatkan kesejahteraan, dan perekonomian masyarakat salah satunya dengan cara pemerataan pembangunan di bidang infrstruktur,” tegasnya. (yis/sri/hyt)