Basuki Hadimuljono Raih Gelar Honoris Causa dari ITB

BANDUNG – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dr. Ir. Mochammad Basuki Hadimuljono, M.Sc raih gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) dari ITB.

Pemberian gelar kehormatan kepada sosok Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabinet Kerja dan Kabinet Indonesia Maju ini diberikan langsung oleh Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi, DEA., pada agenda Sidang Terbuka ITB.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menghadiri penganugerahan gelar  dari Institut Teknologi Bandung (ITB) kepada ., di Aula Barat Kampus ITB, Kota Bandung, Kamis (16/1/2020).

Menurutnya, Basuki sosok pekerja keras dan cepat dalam mengambil keputusan. Emil berujar, berbagai proyek infrastruktur di Provinsi Jabar pun terbantu berkat peran Basuki.

“Sosok yang luar biasa ini hadir di Jawa Barat tentu banyak terbantu, khususnya proyek-proyek infrastruktur seperti yang nanti akan diresmikan Presiden RI, Joko Widodo,” tambahnya.

Adapun ITB memberikan gelar Doktor Kehormatan kepada Basuki Hadimuljono atas jasanya dalam bidang pengembangan, pembangunan, dan pengelolaan infrastruktur, khususnya dalam bidang sumber daya air dan infrastruktur tahan gempa.

Tim Promotor penganugerahan Doktor Kehormatan kepada Basuki Hadimuljono terdiri dari Prof. Ir. Indratmo Soekarno, M.Sc., Ph.D (Ketua), Prof. Dr. Ir. Muhammad Syahril B Kusuma, Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso, M.Sc., Prof. Dr. Ir. Deny Juanda Puradimaja, dan Prof. Ir. Masyhur Irsyam, MSE., Ph.D.

Ketua Tim Promotor Prof. Ir. Indratmo Soekarno, M.Sc., Ph.D., mengatakan, ITB memberikan gelar Doktor Kehormatan sebagai penghargaan dan penghormatan kepada seseorang yang telah terbukti memberikan sumbangan nyata, menonjol, dengan dampak luar biasa dalam memajukan ilmu pengetahuan teknologi (iptek) dan seni bagi perkembangan kebudayaan bangsa dan kemanusiaan.

“Dengan pemberian gelar Doktor Kehormatan ini, ITB berharap dapat mendorong masyarakat dan bangsa Indonesia untuk berprestasi dan memberikan sumbangan bagi pengembangan iptek, seni, atau kemanusiaan,” jelas Indratmo dalam Laporan Pertanggungjawaban Akademik Tim Promotor.

Indratmo mengatakan, Basuki Hadimuljono memiliki peranan sangat penting dalam bidang infrastruktur sumber daya air dan infrastruktur tahan gempa. Bahkan, Basuki telah berhasil menyelesaikan berbagai pembangunan infrastruktur yang sangat kompleks di dalam pelaksanaannya.

“Pembangunan infrastruktur ini selain meningkatkan pemerataan pembangunan dan mengurangi disparitas antarwilayah, juga untuk meningkatkan perekonomian dan penciptaan lapangan kerja serta meningkatkan daya saing bangsa,” tuturnya.

Bertepatan usia 100 tahun Institute Teknologi Bandung (ITB), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dr. Ir. Mochammad Basuki Hadimuljono diberikan gelar dokter kehormatan yang diberikan langsuung Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi.

Menurut Kadarsah, Basuki merupakan seorang abdi negara yang sangat berdedikasi dan pekerja keras di Departemen Pekerjaan Umum dan sebagai seorang birokrat yang sangat andal, tangguh, dan menunjukkan kepeloporannya.

“Saya berharap penganugerahan Gelar Doktor Kehormatan seperti yang diberikan dapat dijadikan contoh untuk generasi penerus, menjadi pekerja profesional, birokrat ulet dan berdedikasi tinggi. Maupun sebagai organisator yang tangguh, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan bangsa,” ujar Kadarsah.

Di Sidang Terbuka Pemberian Gelar Kehormatan ITB ini, Basuki pun menyampaikan orasi ilmiahnya berjudul ‘Mengejar Ketertinggalan Infrastruktur Sumber Daya Air, Meningkatkan Daya Saing Bangsa’.(rls/nik)