Kabar Berkarya Keluar Dibenarkan Parpol Non Parlemen

Pilkada Cianjur 2020

CIANJUR – Bakal Calon Wakil Bupati Cianjur dari jalur perseorangan, Ade Sobari membenarkan kabar Partai Berkarya keluar dari gabungan Partai Politik Non Parlemen.

Pria yang akrab disapa Kang Asob ini pun menegaskan tidak terlalu terganggu dan enam parpol yang tersisa yakni, Hanura, PSI, PKPI, Perindo, PBB dan Garuda tetap solid.

“Intinya kami tidak terganggu dengan hal ini, keluarnya Partai Berkarya. Gak jadi masalah menurut saya,” katanya kepada cianjurkespres.net, Senin (13/1/2020).

Terlebih dalam hal berpolitik menurutnya sah-sah saja, jangankan ditingkat kabupaten di pusat banyak yang bergantian dan Asob mengerti sekaligus memahami keputusan Partai Berkarya.

“Mereka punya kepentingan, punya cita-cita politiknya masing-masing dan yang terjadi dengan Partai Berkarya tidak ada masalah sebetulnya buat saya, karena pada dasarnya kita independen,” tandasnya.

“Kalau independen itu tidak ada paksaan, hanya menyatukan visi, keinginan dan perjuangan. Mungkin Partai Berkarya ingin punya nuansa lain, mereka yang menentukan,” sambung Asob.

Meski tidak mengungkapkan secara jelas alasan Partai Berkarya keluar dari Parpol Non Parlemen. Asob mengaku sejak awal hingga memisahkan diri berjalan baik, saling menjaga hak dan privasi masing-masing.

“Gak ada cara-cara yang tidak etis, semua melalui pembicaraan yang baik,” tuturnya.

Parpol Non Parlemen saat ini, lanjut Asob, fokus dalam pengumpulan syarat dukungan berupa KTP.

“Bahkan kemarin kita rapat enam parpol tidak ada efek, jadi kami tetap berjalan. Dengan kejadian ini kita akan lebih solid, lebih bersemangat. Karena kita sudah fokus dalam pengumpulan KTP, kita sudah 100 ribu lebih,” paparnya.

Sementara itu Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Cianjur, Irvan Helmi Khadafi (IHK) saat dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan terkait alasan keluar dari Parpol Non Parlemen karena masih diluar kota.

“Punteun abdi (maaf saya-red) masih di Tasik,” katanya melalui pesan WhatsApp.(hyt)