Ditanya Soal Cita-cita, Begini Jawaban Peserta Lomba Pocil 2020

CIANJUR – Suasana haru dan bahagia tersirat dari seluruh peserta lomba Polisik Cilik (Pocil) 2020 yang diinisiasi Polres Cianjur, Senin (13/1/2020). Perasaan serupa juga dialami para peserta yang belum menjadi juara, mereka terlihat ceria dan bersemangat.

Seperti Insira Fauzia (12) murid kelas VI SDN Gunungsari, Kecamatan Sukanagara, mengaku sangat ingin menjadi Polwan (Polisi Wanita) di kemudian hari.

“Kalau saya jadi Polwan, nanti saya jadi pahlawan wanita. Turun ke jalan untuk mengarahkan orang-orang. Semangat dalam kebaikan,” ungkap anak pertama dari dua bersaudara itu.

Insira menganggap bahwa menjadi Polwan adalah suatu profesi yang berkesan dan memberikan kesan sosok pemberani dan disegani.

“Nanti kalau saya jadi Polwan saya jadi orang yang pemberani. Orang-orang yang melanggar peraturan saya yang urusin,” cetusnya.

Baca Juga: Pocil Tanggeung Sabet Penghargaan Kostum Terbaik

Selain itu, ia menganggap bahwa menjadi Polwan adalah tugas negara. Awalnya ia bercita-cita ingin menjadi guru, namun dalam pilihannya ia juga ingin menjadi Polisi.

“Dulu mah maunya jadi guru, kalau enggak, jadi Polisi. Tapi kayaknya jadi Polisi itu lebih tangguh kelihatannya, enggak banyak kan perempuan yang mau turun ke jalan jadi Polisi,” bebernya.

Di tengah alasan yang ia jelaskan, Insira menerangkan bahwa dulu sang ayah Siddik Taufik (35) juga bercita-cita ingin menjadi Polisi, namun belum terwujud.

Insira mengaku ingin mewujudkan keinginan ayahnya dengan dirinya yang menjadi Polwan suatu hari. Dengan itu, ia berharap bisa menjadi kebanggaan orang tuanya.

“Dulu ayah yang pengen jadi Polisi. Tapi enggak jadi, kayanya saya yang harus jadi Polisi, kalau saya jadi Polisi mungkin bisa menbanggakan kedua orang tua,” ucapnya.

Terlepas dari pengakuan cita-citanya, Insira sangat senang bisa ikut serta dalam perlombaan Pocil 2020 ini. Baginya, ini merupakan momentum yang sangat ia nantikan sejak beberapa waktu yang lalu. Ia mengaku telah berlatih keras selama dua minggu untuk menampilkan yang terbaik.

Baca Juga: Tanamkan Disiplin Berlalu Lintas, Polres Cianjur Gelar Lomba Pocil 2020

“Seneng banget bisa ikutan lomba ini, kita dilatih selama dua minggu. Capek tapi kebayar. Apalagi akhirnya bisa juara dari perwakilan sekolahku,” tuturnya.

Insira bersama kontingen Polisi Cilik Sukanagara berhasil mendapatkan penghargaan kategori Variasi Formasi Terbaik berupa piala dan uang pembinaan.

Berbeda dengan Insira, Rahma Aulia (12) teman satu sekolah yang ikut menjadi peserta lomba Pocil 2020 justru bercita-cita ingin menjadi dokter.

”Saya punya cita-cita lain, saya gak mau jadi polisi tapi pengen jadi dokter,” katanya.

Meski tak bercita-cita menjadi polisi, Rahma dan beberapa murid lain yang ditemui mengaku senang dan bangga mengikuti lomba polisi cilik ini sekaligus mendapat pengalaman baru.(rid/hyt)