Miris! Huni Rumah Reyot, Lansia Ini Hidup Andalkan Uang Pensiunan Rp100 ribu/bulan

CIANJUR– Mak Kiyah (90) warga Kampung Barukupa Pasir Baing, RT 5/3 Desa Sukatani, Kecamatan Pacet terpaksa harus menempati rumah reyot berukuran 4×5 meter yang terbuat dari balutan kayu serta bambu yang sudah lapuk.

“Kondisi seperti ini sudah berjalan kurang lebih 15 tahun,” ujar Mak Kiyah, saat ditemui dirumahnya, Rabu (6/11/2019).

Dikatakan Mak Kiyah, ia menempati rumah milik sendiri. Akan tetapi untuk lahannya sendiri memang milik adiknya almarhum Ujuh, semasa hidupnya memberikan ijin untuk membangun rumah berukuran 4×5 meter.

“Kalau tanahnya punya adik saya, tapi saya memang diijinkan untuk tinggal di tanah milik alamarhum adik saya Ujuh,” ujarnya.

Kiyah mengatakan, kesehariannya ia sudah tidak bisa bekerja seperti sedia kala. Menurutnya kurang lebih 7 tahun kebelakang dirinya bekerja di Perkebunan Teh Maleber, namun setelah itu hingga saat ini Mak Kiyah pun hanya menghandalkan uang pensiunan setiap bulannya Rp100 ribu.

“Semenjak sudah tidak bekerja, saya hanya menghandalkan uang pensiunan dari perkebunan Maleber Rp 100 ribu per setiap bulannya,” ungkapnya.

Agus, cucu Mak Kiyah mengatakan, keberadaan nenek nya itu memang cukup mengkhawatirkan. Menurutnya sudah 15 tahun menempati rumah reyot bahkan nayris ambruk tersebut.

“Seingat saya, Mak Kiyah tinggal di rumah ini sudah 15 tahunan,” kata Agus.

Dirinya mengaku sudah beberapa kali keluarga mengusulkan ke Desa Sukatani agar diperhatikan untuk Rutilahunya. Namun kemungkinan besar pihak desa tidak bisa mengakomodir disebabkan kepemilikan tanah yang ditempati Mak Kiyah tersebut.

“Kalau untuk lahan memang milik adiknya Mak Kiyah, almarhum Ujuh. Tapi memang sudah ada ijin dari saudara dan juga adik-adiknya Mak Kyah untuk menempati dan tinggal dilahan tersebut,” katanya.

Dikatakannya, sejak kemarin Selasa (5/11/2019) banyak yang datang melihat kondisi Mak Kiyah.

“Alhamdulilah banyak yang datang, dari Pemkab, Polres, Donatur dari Alam Sunda pun sudah memberikan bantuan untuk pembangunan rumah Mak Kiyah,” pungkasnya.(yis/hyt)