Waspada, Jamur dan Hama Mewabah

 

CIANJUR, cianjurekspres.net – Dinas Pertanian Perkebunan Pangan dan Hortikultura Kabupaten Cianjur meningkatkan pengawasan pada tanaman pangan. Pasalnya belakangan ini terjadi kondisi cuaca ekstrem yang membuat suhu udara menjadi dingin, dikhawatirkan hal itu menimbulkan jamur dan hama bagi tanaman.

Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Pangan dan Hortikultura Kabupaten Cianjur, Mamad Nano, mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait dampak dari kondisi suhu udara yang turun meskipun masuk di musim kemarau.

“Kami masih pantau, karena ada beberapa dampak yang nantinya mungkin terjadi pada tanaman pangan, khususnya padi,” kata dia saat dihubungi melalui telepon seluler, Senin (9/7).

Menurutnya, suhu udara yang menurun akan menimbulkan kelembaban pada tanaman. Hal itu bisa memicu tumbuhnya jamur pada daun dan batang tanaman. Selain itu, hama juga berpotensi untuk menyerang tanaman. “Kalau sudah parah, jamur pada tanaman bisa berujung pada matinya tanaman tersebut. Paling ringannya pertumbuhan tanaman jadi lambat atau bulir padinya jadi kosong,” kata dia.

Oleh karena itu, lanjut dia, Dinas Pertanian mengeluarkan surat imbauan kepada para petani untuk selalu waspada, setiap hal yang berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman pun didorong untuk dilaporkan pada penyuluh untuk dilanjutkan pada penanganan.

“Jadi nanti diharapkan petani lapor ke penyuluh, tapi penyuluh pun sudah ada instruksi untuk lebih melakukan pengawasan. Ketika tumbuh jamur ataupun hama, bisa segera dilakukan penanganan. Tapi kami harap tak ada dampak yang buruk dengan kondisi suhu dan cuaca saat ini,” pungkasnya. (bay/red)