Eko Wiwid Ingatkan Pemkab Cianjur Kembali ke Konsep Lemah Cai

CIANJUR – Aktivis Lingkungan sekaligus Relawan Bela Alam, Eko Wiwid menilai Pemerintah Kabupaten Cianjur kurang peduli terhadap pengelolaan sumber air dan sungai.

Selama bertahun-tahun Eko melihat kondisi sumber air dan sungai di Cianjur kian hari semakin memprihatinkan. Selain banyak sampah, bantaran sungai juga sudah berubah fungsi dipadati permukiman warga.

“Mau punya konsep pembangunan seperti apapun tidak bisa berjalan lancar dan program akan kandas, jika Pemkab Cianjur (Eksekutif dan Legeslatif) tidak memprioritaskan atau mengutamakan programnya kepada soal pengelolaan air dan sungai,” tegas Eko Wiwid kepada cianjurekspres.net, Sabtu (19/10/2019).

Menurutnya, jika Pemkab Cianjur mau programnya berjalan baik segera kembali kepada konsep “Lemah Cai” Tanah Air. Dimana tanah tempat bernaung dan air sumber kehidupan.

“Rakyat akan sejahtera jika pendidikan, kesehatan, ekonomi, keamanan berjalan. Semua itu pasti berkaitan dengan sumber air,” tegas Eko.

Eko mengaku pernah mengkritisi penanggulangan sampah di hulu Sungai Cikundul sekitar tahun 2011. Tetapi sampai sekarang tidak ada tindak lanjut bukti Pemkab Cianjur peduli.

“Segera selamatkan sumber air dan sungai dari berbagai ancaman dan kerusakan sebelum datang kehancuran,” pungkasnya.(hyt)