Ada Jalan Perintis Pendidikan di Sukaluyu

Sebagai Motivasi Warga untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan

CIANJUR – Pemerintah Desa Panyusuhan Kecamatan Sukaluyu meresmikan jalan desa dengan nama Jalan Perintis Pendidikan, Selasa (10/9). Penamaan jalan tersebut diharapkan menjadi motivasi setiap unsur di desa tersebut untuk meningkatkan minat dan kualitas pendidikan.

Peresmian nama jalan desa dengan panjang sekitar 500 meter dan lebar 2 meter itu dihadiri para perangkat desa, tokoh pendidikan, dan ratusan siswa dari berbagai sekolah di wilayah tersebut.

Kepala Desa Panyusuhan, Kecamatan Sukaluyu Adang Rahmat, mengatakan, wacana penamaan jalan desa di wilayahnya sudah sejak empat tahun lalu muncul. Namun baru tahun ini bisa direalisasikan atas musyawarah setiap pihak di Desa Panyusuhan.

“Hari ini (kemarin-red) perdana nama jalan di tingkat desa diresmikan. Mungkin di desa lain pun belum ada. Biasanya kan menyebutkan lokasi itu berdasarkan kampungnya, tapi sekarang lebih mudah dengan nama jalan,” kata dia kepada wartawan usai peresmian.

Dia mengakui, kondisi jalan tersebut saat ini masih rusak. Namun rencananya pemerintah desa akan menganggarkan pembangunan jalan tersebut di anggaran 2020 yang bersumber dari dana desa (DD). “Pasti akan kami segera perbaiki jalan ini supaya bisa lebih maksimal dimanfaatkan warga,” kata dia.

Dia menambahkan, ke depannya beberapa ruas jalana lain di Desa Panyusuhan juga akan diberi nama sesuai dengan budaya dan lingkungan dari jalan yang dilalui. Sepertihalnya Jalan Perintis Pendidikan yang menjadi jalur perlintasan ke pusat kegiatan pendidikan di desa tersebut.

Ketua Umum Yayasan Lathifa Cendikia, Dery Busaeri, menuturkan, di wilayah Desa Panyusuhan terdapat sepuluh lembaga pendidikan formal, mulai dari SD hingga SMA/SMK sederajat. Lima di antaranya berada berdampingan di sepanjang jalan Perintis Pendidikan.

Oleh karena itu, lanjut dia, penamaan jalan tersebut akan memotivasi setiap pihak di desa untuk terus meningkatkan bidang pendidikan, mulai dari minat sekolah hingga kualitas dari pelajarnya itu sendiri. Diharapkan para pelajar di desa tersebut bisa berprestasi dan berkontribusi bagi daerahnya di masa yang akan datang.

“Rata-rata lama sekolah di wilayah ini masih belum mencapai angka minimal. Makanya diharapkan penamaan jalan dengan Perintis Pendidikan bisa jadi motivasi agar pendidikan di sini lebih baik lagi ke depan,” ungkapnya. (bay/sri)