Harga Daging Ayam Tembus Rp 36 Ribu/Kilogram

Pedagang Turun Omset Hingga 50 Persen

CIANJUR – Menjelang hari raya Idul Adha, harga daging ayam potong mengalami kenaikan dari Rp 28.000,- menjadi Rp 36.000,- per kilogram. Akibatnya daya beli masyarakat menurun.

“Kenaikan harga sudah terjadi tiga kali dari Rp 28.000,- tembus diangka Rp 32.000,- sampai hari ini menjadi Rp 36.000,- perkilogram,” kata Ayi (50) pedagang ayam potong di Pasar Induk Pasirhayam Cianjur pada wartawan, Rabu (17/7).

Dia mengatakan, kenaikan harga selalu terjadi menjelang hari raya idul kurban, meskipun stok dari agen atau distributor masih aman. Namun kenaikan harga berdampak terhadap penjualan yang menurun hingga 50 persen.

“Kenaikan harg karena menjelang hari raya kurban sama seperti tahun sebelumnya. Penjualan menuurun karena pembeli beralih membeli jeroan ayam yang lebih murah,” katanya.

Hingga saat ini pasokan ayam dari perternak, agen atau distributor di sekitar Cianjur masih berjalan normal. “Masyarakat yang belum mengetahui terjadi kenaikan harga ayam potong, sering komplen dan tidak jarang ada warga yang batal membeli,” katanya.

Sementara hal yang sama terjadi pada harga telur ayam yang mulai merangkak naik dari Rp 23.500,- menjadi Rp 24.000,- perkilogram dan diperkirakan akan terus naik menjelang Hari Raya Idul Adha.

Osama (18) penjual telur ayam di Pasar Induk Pasirhayam, mengatakan kenaikan harga telur ayam berbarengan dengan kenaikan harga daging ayam dua minggu yang lalu, namun tingkat penjualan masih tetap stabil.

“Menjelang hari raya kurban harga telur selalu terjadi kenaikan dan diperkirakan harganya akan terus mengalami kenaikan hingga setelah hari raya,” katanya.(bay/sri)